
Memuat…
Sebanyak 10 saham mengalami tekanan signifikan di pekan terakhir tahun 2022, yang merupakan pemegang predikat saham paling banyak dilepas di akhir tahun. Foto/Dok
Statistik PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip pada Sabtu (31/12/2022) menunjukkan penerbit bioskop CGV PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) memuncaki top losers dengan tekanan 24,59% di Rp3.190 dari penutupan akhir pekan lalu di Rp4.230.
Baca juga: Tutup BEI 2022, Wapres Beberkan 5 Alasan Optimis di 2023
Koreksi BLTZ terbentuk dari kinerja sahamnya yang tidak likuid. Hal itu terlihat dari volume hingga 1.000 lembar saham dengan transaksi hanya Rp 5 juta dalam waktu lima hari.
Padahal, BLTZ tidak pernah menghijau sejak awal pekan lalu. Namun, kinerja bulanan perseroan masih menguat sebesar 80,23% yang merupakan hasil penguatan yang terjadi sejak minggu kedua Desember.
Baca juga: Catatan! 59 perusahaan IPO di BEI tahun ini, tertinggi di ASEAN
Emiten dengan bayaran tertinggi kedua datang dari PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOSK). KIOS memompa 23,91% seminggu di Rp 175, dari akhir pekan lalu di Rp 230. Sebanyak 535,5 juta saham KIOS diperdagangkan dengan nilai bersih Rp 119,2 miliar.
Emiten online trading alias e-commerce ini kinerjanya kurang baik dalam sebulan terakhir mencapai 50,84%, dengan kinerja year-to-date turun 61,11%.
Berikut saham-saham top losers minggu ini 26 – 31 Desember 2022:
1. PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) turun 24,59% menjadi Rp3.190 dari Rp4.230.

