
Jakarta (Partaipandai.id) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengingatkan penyelenggara siaran televisi digital multiplexing (MUX) wajib memenuhi pendistribusian perangkat Set-Top-Box (STB) untuk masyarakat miskin sesuai dengan kebutuhan awal mereka. komitmen.
Direktur Penyiaran Direktorat Penyiaran Kementerian Komunikasi dan Informatika Geryantika Kurnia mengatakan hal itu perlu dilakukan agar Indonesia bisa lebih cepat menerapkan praktik penyiaran televisi digital secara nasional.
“Dalam pelaksanaannya, 5,6 juta keluarga miskin (penerima bantuan STB). Sebanyak 4,3 juta ditangani oleh swasta, 1,3 juta sisanya diberikan oleh pemerintah. Pemerintah telah menyalurkan 1,2 juta, tetapi swasta masih sekitar 300 ribu,” kata Gery, sapaan akrab Geryantika, dalam webinar di Jakarta, Selasa.
Perangkat STB merupakan teknologi penting bagi masyarakat karena berfungsi sebagai converter TV yang sebelumnya hanya bisa menangkap siaran TV analog, kini mampu menangkap siaran TV digital.
Gery menegaskan saat ini masyarakat Indonesia sebenarnya sudah siap untuk melakukan migrasi siaran TV analog ke TV digital, namun dengan empat juta rumah tangga miskin yang belum mendapatkan bantuan STB, tentunya pelaksanaan migrasi ke siaran TV digital secara keseluruhan masih akan tertunda. .
Baca juga: Kemenkominfo: Penyaluran STB merupakan upaya penting dalam percepatan ASO
Sebelumnya, dalam komunikasi dengan pihak penyelenggara MUX, diketahui pemilik TV swasta menginginkan perpanjangan waktu untuk memenuhi target penyaluran STB.
“Kami sudah menagih komitmen mereka. Tapi mereka masih minta waktu. Kami berharap April selesai. Tapi mereka (penyelenggara MUX) masih minta waktu sampai Juni (2023),” kata Gery.
Penerapan Matikan Analog (ASO) atau migrasi TV analog ke TV digital sudah berlangsung sejak tahun 2022.
Menggunakan metode multistage atau beberapa ASO kini memiliki sebanyak 285 kabupaten atau kota dari 514 wilayah siaran yang sudah full broadcast TV digital.
Beberapa kota yang melakukan migrasi siaran TV analog ke digital antara lain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Batam, Semarang, dan Yogyakarta.
Baca juga: Survei Nielsen mencatat adanya peningkatan penetrasi digital di kota-kota yang terkena dampak ASO
Baca juga: 80 persen penyedia TV siaran telah bermigrasi ke digital
Baca juga: Kementerian Komunikasi dan Informatika menjelaskan manfaat “dividen digital” dari ASO
Reporter: Livia Kristianti
Editor: Satyagraha
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

