
Bogor (Partaipandai.id) – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan rombongan petinggi partai di kediaman Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas , Bogor, Jawa Barat, Rabu malam.
Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tiba di Puri Cikeas sekitar pukul 19.30 WIB, dan langsung disambut AHY dan beberapa pejabat pusat Demokrat.
Kedua ketua umum partai politik itu menyapa awak media di pendopo SBY sebelum akhirnya masuk ke perpustakaan pribadi SBY, tempat pertemuan itu.
Di depan perpustakaan, SBY menunggu kedatangan Cak Imin dan rombongan PKB. Keduanya bertukar sapa dan sapa, lalu saling cium pipi kanan dan kiri.
Baca juga: Demokrat mengakui komunikasi yang intens dengan PKS dan PKB untuk Pilpres 2024
“Assalamualaikum pak, sehat?” kata Cak Imin kepada SBY.
“Kamu harus selalu sehat,” kata SBY menanggapi sapaan Cak Imin.
“Kamu juga masih muda,” kata Ketua Umum PKB itu kepada Ketua Dewan Tinggi Demokrat.
Pertemuan antara SBY, AHY, dan Cak Imin, serta pengurus pusat kedua partai itu dijadwalkan berlangsung kurang lebih 1 jam.
Dalam pertemuan itu, SBY yang merupakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono antara lain didampingi Sekjen Demokrat Teuku Riefky, Bendahara Umum Renville Antonio, Ketua Umum Partai Demokrat. Dewan Komunikasi dan Strategis Herzaky Mahendra Putra, dan Sekretaris DPR Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng.
Dari PKB, Cak Imin didampingi Wakil Ketua PKB Jazilul Fawaid, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, PKB DPP Bidang Milenial Faisol Reza, dan Ketua DPP Kominfo PKB Ahmad Iman Sukri.
Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat yang juga Koordinator Juru Bicara Herzaky Mahendra Putra sebelum pertemuan menyampaikan, silaturahmi antara PKB dan pengurus Demokrat di Cikeas merupakan upaya untuk menjaga komunikasi jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Demokrat dan PKB terus menjaga silaturahmi dan komunikasi sebagai modal penting dalam menjaga kohesi bangsa demi terwujudnya pemilu yang demokratis yang bebas dari gangguan, intimidasi dan kecurangan,” ujar Herzaky.
Beberapa petinggi partai politik memanfaatkan momen Idul Fitri untuk bersilaturahmi dan menjajaki peluang kerja sama untuk Pilpres dan Pemilihan Umum 2024.
Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan berlangsung mulai 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023.
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) mengatur bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi syarat memperoleh kursi sekurang-kurangnya 20 persen dari jumlah kursi. di DPR atau memperoleh 25 persen suara sah. nasional pada pemilihan parlemen sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di DPR sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus mendapat dukungan minimal 115 kursi dari DPR RI. Pasangan calon juga dapat diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan jumlah suara sah minimal 34.992.703 suara.
Pemberita: Genta Tenri Mawangi
Editor: Chandra Hamdani Noor
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

