Kemendag mengingatkan pentingnya regulasi dan edukasi aset kripto

Jakarta (Partaipandai.id) – Penguatan regulasi dan edukasi dinilai penting seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, kata Direktur Tata Niaga Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga Kementerian Perdagangan RI, Sihard Pohan.

Baca juga: Investasi Crypto seharusnya tidak hanya memiliki modal “FOMO”

“Orang harus menyadari bahwa ini adalah bisnis berisiko tinggi. Jangan sampai orang tidak tahu lalu main, malah bikin bisnis rusak. Sehingga perlu aturan mana yang benar dari segi bisnis, perlindungan konsumen, hingga perizinan. Jangan biarkan bisnis lagi ledakanmalah terhambat,” kata Sihard dalam forum diskusi di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, Sihard berharap para investor kripto dan sejenisnya dapat turut serta memberikan wawasan dan masukan bagi pemerintah agar dapat membuat regulasi yang tepat.

Baca juga: Meta menutup Novi. layanan dompet digital

“Aturan harus dibuat untuk pemain dan bisa dipatuhi. Masukan dan informasi bagi kita penting dalam pembuatan regulasi nanti untuk membimbing pelaku usaha agar patuh dalam perdagangan, dan tentunya melindungi konsumen,” ujarnya.

Sihard menambahkan, pemerintah tentu menginginkan tren investasi aset kripto memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

“Kami ingin bisnis ini memberikan keuntungan bagi konsumen, dan dengan regulasi yang tepat dan sesuai ketentuan, konsumen tidak akan merasa dirugikan,” kata Sihard.

“Bisnis dengan risiko tinggi tentunya harus diimbangi dengan lebih banyak informasi dan pembinaan kepada konsumen. Jadi, ada tanggung jawab yang tinggi untuk mendampinginya,” imbuhnya.

Setuju, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno menilai regulasi perlu diatur dalam aspek izin perdagangan berjangka.

“Penguatan regulasi ini diharapkan mampu mencegah birokrasi yang berbelit-belit canggih jangan dihambat,” kata Eddy.

“Selanjutnya penguatan pendidikan dan literasi. Bagi teman-teman yang punya rencana besar untuk masuk ke sektor ini harus memperkaya informasi terlebih dahulu. Ingat, mendekati-itu investasi, bukan ‘cepat kaya’,” tambahnya.

Baca juga: Indodax: Penurunan harga Bitcoin saat ini merupakan siklus empat tahun

Baca juga: Kemarin, TASPEN siap mendistribusikan gaji ke-13 hingga IHSG di zona merah

Baca juga: Bitcoin jatuh di bawah 19.000 dolar, semakin mengguncang pasar crypto

Wartawan: Arnidhya Nur Zhafira
Redaktur: Ida Nurcahyani
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *