
Jakarta (Partaipandai.id) – Berdasarkan skor Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2022 sebesar 37,80, Kementerian Komunikasi dan Komunikasi (Kominfo) menilai pemberdayaan infrastruktur digital masih perlu ditingkatkan.
Pasalnya, dalam indeks tersebut, pilar pemberdayaan merupakan pilar dengan skor terendah yaitu 22,06. Sedangkan tiga pilar lainnya yaitu infrastruktur dan ekosistem mendapat skor 40,24, pilar keterampilan digital 49,35, dan pilar pekerjaan 40,35.
“Karena pemberdayaan atau pilar hilir adalah yang paling rendah, tantangan kita bagaimana meningkatkan pemberdayaan,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate di Jakarta, Selasa.
Menurut Johnny, infrastruktur di Indonesia secara umum jauh lebih baik dari sebelumnya. Namun peningkatan pemberdayaan tentunya harus ditingkatkan agar manfaat infrastruktur yang telah dibangun pemerintah dapat dirasakan secara nyata.
Baca juga: Warga Jatim diimbau segera memasang STB jelang 20 Desember ASO
Ia juga mengatakan, peningkatan hilirisasi ini sejalan dengan pesan yang selalu disampaikan Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur digital harus diimbangi dengan pemberdayaan baik pemanfaatan maupun partisipasi masyarakat di dalamnya.
“Ini juga sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong Bangga Buatan Indonesia, mendorong pariwisata hanya di Indonesia, dan semua kebijakan untuk memberdayakan dan memanfaatkan infrastruktur yang kita bangun,” katanya.
Sebagai informasi, pengukuran Indeks Masyarakat Digital 2022 merupakan tindak lanjut capaian pada forum G20 yang bertujuan untuk mengukur dan mengidentifikasi kondisi masyarakat digital di 514 kabupaten dan kota di Indonesia.
Pengukuran IMD di Indonesia akan dilakukan secara berkala sehingga dapat menjadi instrumen untuk memantau perkembangan masyarakat dari tahun ke tahun.
Johnny juga mengatakan, indeks tersebut juga akan digunakan untuk menetapkan target fokus berdasarkan indikator di setiap pilar, mendorong koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan, serta menjadi acuan perencanaan dan penetapan program prioritas pengembangan SDM digital di daerah masing-masing.
“Nilai indeks ini menjadi motivasi Kemenkominfo untuk terus mengembangkan berbagai aspek terkait masyarakat digital, baik dari segi infrastruktur, keterampilan pemberdayaan digital, maupun upaya percepatan peningkatan kapasitas masyarakat digital di Indonesia pada dengan cara yang tepat dan didukung dengan kolaborasi multi pihak,” pungkas Johnny.
Baca juga: Distribusi Indeks Masyarakat Digital perlu diaktifkan di daerah
Baca juga: Mobil Kadiskkominfo Papua Barat mengalami kecelakaan di Manokwari Selatan
Penceramah : Suci Nurhaliza
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Redaksi Pandai 2022

