
Bandung (Partaipandai.id) – PDI Perjuangan menyatakan siap memfasilitasi pengembangan pencak silat tradisional sebagai upaya pelestarian budaya Indonesia.
“Kita akan memulai kegiatan pelestarian budaya melalui kegiatan pairing giri pencak silat dan pencak silat tradisional yang jumlahnya ribuan di desa-desa. Kami siap memfasilitasinya,” ujar politisi PDI PDIP Mayjen (Purn) TNI Tubagus Hasanuddin, di Bandung, Jawa Barat, Sabtu.
Ia mengatakan mendapat tugas khusus dari DPP PDIP untuk terus melestarikan seni budaya di Jawa Barat. TB Hasanuddin yang juga pemilik rumah budaya mengatakan akan berkoordinasi dengan para seniman budaya di tanah Sunda untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya.
Apalagi, hal itu dilakukan TB Hasanuddin sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-50 PDIP dan HUT ke-76 Ketua DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Sesuai perintah partai melalui Pak Sekjen (Hasto Kristiyanto), dan kami mendapat koordinasi dan dukungan dari Ketua DPD Pak Ono, kami dan saya menyebutnya reng-rengan dalam bahasa Sunda, seniman budaya dalam tatanan Sunda di Barat. Jawa, seni budaya akan terus kita tingkatkan,” ujar TB Hasanuddin.
Anggota Komisi I DPR RI ini juga menyadari bahwa menjaga dan melestarikan budaya Sunda tidak bisa dilakukan sendiri.
Menurut TB, peran sejumlah pihak sangat dibutuhkan. Untuk itu, pihaknya akan mengajak dan bekerjasama dengan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) kepada komunitas-komunitas seni di seluruh wilayah Jawa Barat.
“Untuk apa seni budaya tidak bisa dipisahkan dari karakter bangsa,” kata TB Hasanuddin.
Ia juga mengatakan akan menghidupkan kembali tari jaipong yang kini sudah beragam dan keluar dari standar budaya yang ada.
Tak hanya itu, pihaknya bersama jajaran PDIP akan berusaha menggali seni budaya yang hampir punah. Misalnya pantun dan seni budaya lain yang ada di daerah.
Reporter: Boyke Ledy Watra
Editor: Nurul Hayat
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

