
Memuat…
Siswa SMKN 34 Jakarta merayakan Hari Guru Nasional. Foto/MPI/Irfan Maulana
Sepertinya mereka bahagia merayakannya sambil menari dan bersorak. Namun, terlihat pula para guru dan siswa lainnya kesulitan bernapas karena kepulan asap berwarna-warni yang memenuhi area lapangan sekolah.
Kepala SMKN 34 Jakarta, Heri Subagijo, mengatakan perayaan itu tidak terduga. Ia tidak menyangka para siswa akan seantusias ini merayakan hari guru. Baca juga: Hari Guru Nasional Diperingati 25 November, Begini Sejarahnya
“Jadi Bom Asap itu bukan dari sekolah yang merencanakannya. Kembang api spontan dari siswa pada hari guru ini,” kata Heri, Jumat (25/11/2022). Baca juga: Sejarah Hari Guru Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Oktober
Salah seorang mahasiswa berinisial R mengatakan, perayaan dengan membakar kembang api Smoke Bomb ini memang inisiatif mahasiswa dan sudah direncanakan.
“Acara Bom Asap memang inisiatif bersama teman-teman,” kata R.
Siswa kelas XII ini mengungkapkan, kembang api dan bom asap dibeli secara bersama-sama di Pasar Rumput dan Pasar Kramat Jati. Harga per pcs, Rp 20 ribu.
“Ya kita beli dengan uang bersama teman kita. Yang satu Rp 20.000, kita beli 20 buah,” ujarnya.
(pagi)

