
Memuat…
Timnas Maroko tak lagi bisa disebut sebagai tim underdog di Piala Dunia 2022. Kini stempel itu berubah menjadi tim pembunuh raksasa / Foto: tangkapan layar Instagram Hakim Ziyech (@hziyech)
Sejak Piala Dunia 2022 bergulir pada 20 November, tidak ada yang pernah membayangkan sebelumnya bahwa Maroko bisa melaju hingga perempat final. Yang menarik adalah Atlas Lions tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhirnya.
Yang terbaru adalah Spanyol yang harus merasakan gemuruh Atlas Lion saat tim Matador tersingkir Piala Dunia 2022 setelah kalah dalam adu penalti 3-0 setelah bermain imbang tanpa gol di pertandingan babak 16 besar.
BACA JUGA: Pesan Georgina Rodriguez untuk Cristiano Ronaldo: Buat Kami Bergetar Satu Malam Lagi!
Hakim Ziyech menyadari hanya sedikit orang yang mengharapkan timnas Maroko melaju jauh di Piala Dunia 2022. Namun perjuangan Atlas Lions untuk lolos ke babak perempat final terbayar lunas.
“Hanya sedikit yang mengharapkan ini. Kami (Timnas Maroko) bekerja keras untuk itu,” kata Ziyech dikutip dari Tribalfootball, Kamis (8/12/2022).
Ziyech mengatakan apapun bisa terjadi, karena pertandingan tidak bisa diprediksi. Ia menjelaskan, timnas Maroko menang adu penalti, namun bisa lolos dengan cara berbeda.
BACA JUGA: Dokter Yakinkan Kondisi Pele Membaik
“Anda harus percaya, bola itu bulat. Hari ini kami menang adu penalti. Itu juga bisa dilakukan dengan cara berbeda,” ujarnya.
Meski berstatus tim non unggulan, Ziyech menyebut timnas Maroko tak hanya ingin melaju ke babak perempat final. Ia menjelaskan bahwa Atlas Lions akan tampil dengan segala kualitas terbaiknya.
“Kami memiliki peluang bagus sebelum waktu penuh. Kami belum selesai. Kami selalu memulai dengan kualitas kami sendiri,” pungkasnya.
Terdekat, timnas Maroko akan berhadapan dengan Portugal di babak perempat final Piala Dunia 2022. Laga akan berlangsung di Stadion Al Thumama, Sabtu (12/10/2022) pukul 22.00 WIB.
(yov)

