
tahun depan 24 juta dan tahun 2024 sebanyak 30 juta
Jakarta (Partaipandai.id) – Asisten Deputi Bidang Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Bisnis Kementerian Koperasi dan UKM Christina Agustin mengatakan Indonesia telah melampaui target UMKM. orientasi pada tahun 2022 yaitu 20 juta.
“Tahun ini targetnya 20 juta dan lebih dari 20 juta sudah terlampaui. Ini pencapaian semua pihak. (Target) tahun depan 24 juta dan 30 juta di 2024,” ujarnya dalam konferensi pers virtual “GoBiz #JalanPinterJualan Satu Aplikasi, Banyak Solusi Kembangkan Bisnis Kuliner”, Rabu.
Dalam pencapaian tersebut, Kemenkop UMK mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain 41 pemegang kebijakan atau pemangku kepentingan dengan 109 program untuk mendukung pencapaian UMKM orientasi Nasional.
Lebih lanjut, kata Christina, guna mendukung UMKM orientasiterdapat tujuh sektor prioritas yang mendukung yaitu makanan dan minuman, fashion, petani, pedagang kaki lima, nelayan, warung dan pesantren.
Kemudian, dari ketujuh aspek tersebut terdapat tujuh aspek pembangunan yang mendukung digitalisasi, yaitu digitalisasi terkait dengan akses pasar karena seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan, digitalisasi akses pasar menjadi penting.
Aspek lainnya adalah digitalisasi pemantauan proses produksi, digitalisasi keuangan dan akses pembiayaan, digitalisasi manajemen organisasi, digitalisasi kapasitas produksi, digitalisasi supply dan digitalisasi distribusi.
Meski begitu, kata dia, di balik proses itu ada sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti literasi digital, kapasitas produksi hingga akses pasar.
Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM juga mengakui tidak mudah menyatukan frekuensi yang sama untuk semua kementerian/lembaga, menyatukan pola pikir yang sama untuk semua platform digital, perdagangan elektronik baik nasional maupun lokal, serta perbankan.
Christina menambahkan, platform digital berperan penting bagi kemajuan UMKM. Per Oktober 2022, 20,5 juta UMKM telah go digital dan 83 persen UMKM nasional bergantung pada digitalisasi.
Pemerintah, lanjutnya, menargetkan ekonomi digital di Indonesia meningkat 22,1 persen atau sekitar Rp5,4 triliun pada 2030.
Baca juga: Menteri Koperasi: 19,5 juta UMKM “onboarding” ekosistem digital
Baca juga: Luhut meminta semua pihak serius mengawal target onboarding 30 juta UMKM pada 2024
Baca juga: Teten: E-commerce harus dilindungi dari praktik-praktik yang merugikan UMKM
Reporter: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
Redaksi Pandai 2022

