
Jakarta (Partaipandai.id) –
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, dinamika politik yang terjadi jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 selama ini masih dalam kategori normal.
“Kalau saya melihat tidak ada politik tanpa dinamika, apalagi pemilu, apalagi pilpres. Harus ada dinamika yang tinggi. Tapi menurut saya, dinamika yang muncul selama ini masih merupakan dinamika yang wajar, yang sewajarnya,” kata Anas. saat ditemui usai Halalbihalal dan Silaturahmi Nasional III Jaringan Indonesia (Jari) di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu malam.
Khusus mengenai pemilihan presiden (pilpres), kata Anas, dinamika yang terjadi terkait dengan proses pembentukan koalisi.
Pasalnya, mayoritas partai politik (parpol) membutuhkan koalisi untuk memberangkatkan pasangan calon presiden (cawapres) dan calon wakil presiden (cawapres).
“Hanya ada satu partai yang bisa mengirimkan calonnya sendiri. Itu pun tentu perlu membangun koalisi,” ujarnya.
Terkait hal tersebut, Anas menilai dinamika pembentukan koalisi yang terjadi merupakan hal yang wajar sehingga pada akhirnya akan membentuk koalisi yang utuh dan melahirkan pasangan capres dan cawapres.
“Lagipula nanti dari jadwal kan pendaftaran calon masih Oktober,” kata Anas.
Lebih lanjut, dalam agenda pidato kebangsaannya, Anas mengatakan bahwa dinamika politik saat ini berkisar pada simulasi pembentukan koalisi dan kemungkinan pasangan capres dan cawapres.
“Yang terjadi adalah dinamika biasa, tarik ulur dalam proses pembentukan koalisi dan upaya mensimulasikan kemungkinan pasangan, mensimulasikan munculnya pasangan yang paling mungkin dari proses koalisi yang sampai saat ini belum jelas, hanya bakal calon,” jelasnya. .
Anas menambahkan, tidak ada yang boleh dimatikan oleh peluang dan peluang politik mereka dalam kontes pemilihan presiden.
“Tidak ada yang perlu membunuh peluangnya, tidak ada yang perlu membunuh peluang politiknya, membunuhnya di tengah jalan, apalagi belum lari,” ujarnya.
Menurutnya, upaya mematikan peluang politik bukanlah perkara sulit. Namun, dia menilai sejauh ini belum ada pihak yang menunjukkan potensi terhadap upaya tersebut.
Penceramah : Fath Putra Mulya
Editor: Tasrief Tarmizi
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

