
Zuckerberg menjual 682 ribu saham senilai 185 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp2,8 triliun pada bulan November melalui rencana perdagangan dari yayasan amal miliknya, dikutip dari Bloomberg melalui yahoo finance (4/12). Aksi itu merupakan kali pertama Zuckerberg menjual saham Meta dalam dua tahun terakhir, tepatnya sejak November 2021 lalu.
Baca juga: WhatsApp jawab keinginan pebisnis tervalidasi lewat verifikasi Meta
Secara teratur, blok saham Meta telah turun selama 10 tahun terakhir. Namun, Zuckerberg tidak menjual satu pun saham Meta miliknya pada tahun 2022 dan menyebabkan Meta berada di posisi terburuk sejak tahun 2012.
Kini, harga saham Meta telah mendekati rekor tertingginya sejak tahun 2021, ketika Zuckerberg dan yayasan amalnya Chan Zuckerberg Initiative menjual lebih dari 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp15,4 triliun saham perusahaan yang berbasis di Menlo Park, Amerika Serikat. Zuckerberg juga masih memegang 13 persen kepemilikan saham di Meta hingga saat ini.
Penerjemah: Vinny Shoffa Salma
Editor: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © Partaipandai.id 2023

