
(DTE) merupakan pencapaian konkrit yang memfasilitasi pamer inovasi …
Bali (Partaipandai.id) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan telah menyiapkan pameran teknologi bertajuk Digital Transformation Expo (DTE) pada KTT G20 Indonesia Presidency (KTT) pada November 2022.
“Pokja Ekonomi Digital juga masih akan mengadakan kegiatan yang disebut Digital Transformation Expo atau DTE,” kata Johnny dalam keterangan resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Minggu.
Johnny mengatakan Digital Transformation Expo akan berlangsung selama lima hari mulai 13 November hingga 17 November 2022.
DTE merupakan salah satu ajang showcase bagi negara-negara anggota G20 dan mengundang negara-negara untuk menampilkan teknologi terkini di tengah transformasi digital global saat ini.
Baca juga: Menkominfo menyebut DIN G20 sebagai ruang inovasi digital untuk pemulihan global
“(DTE) adalah pencapaian konkrit yang memfasilitasi memamerkan inovasi dan transformasi sektor digital yang telah dicapai oleh negara-negara anggota G20 dan negara-negara undangan,” tambah Johnny.
Sebelum DTE, Kemenkominfo telah berhasil menggelar Digital Innovation Network (DIN) G20 sebagai bagian dari Digital Economy Working Group (DEWG) sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi digital dan teknologi serta start-up.
Ada lebih dari 400 peserta offline dan 200 peserta online yang mengikuti hybrid event yang berlangsung dari Nusa Dua, Bali selama tiga hari mulai 2-4 September 2022 tersebut.
Pesertanya dari 55 memulai42 pemodal ventura, serta pembuat kebijakan dari berbagai negara anggota G20 dan negara undangan.
Dalam DIN G20 peserta berkumpul untuk berbagi ide, inovasi, pengetahuan, hingga pengembangan bisnis terkait pemanfaatan teknologi terkini dan digitalisasi untuk menjawab tantangan global termasuk menghadapi perubahan global pascapandemi.
Indonesia mengirimkan lima perwakilan memulaidan semuanya berhasil mendapatkan apresiasi baik dari juri maupun peserta kelima, Xurya dari sektor energi hijau dan terbarukan, Bicara dari sektor teknologi pendidikanSinbad dari sektor rantai pasokanNusantics dari sektor kesehatandan Komunal dari sektor inklusi keuangan.
Baca juga: Indonesia tutup DIN G20 dengan memberikan apresiasi kepada “startup”
Baca juga: Indonesia serahkan keberlanjutan G20 DIN ke India
Baca juga: Menkominfo: G20 DIN Bisa Jadi Katalisator Pertumbuhan Ekonomi Digital
Reporter: Livia Kristianti
Redaktur : Suryanto
Redaksi Pandai 2022

