Pekan Hak Asasi Manusia yang menampilkan tokoh-tokoh populer Indonesia akan segera dimulai di Bogor

Promosi hak asasi manusia dan inklusi sosial harus terus diupayakan.

Kota Bogor (Partaipandai.id) – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, bersama panitia Pekan Hak Asasi Manusia (HAM) akan segera memulai rangkaian diskusi panel yang menghadirkan tokoh hukum populer di Indonesia, perayaan ekonomi kreatif hingga pagelaran seni budaya pada 3 Desember. -12.

“Pekan HAM ini bertujuan untuk bercermin dengan seluruh pemangku kepentingan terkait kemajuan dan pemajuan HAM, membangun ruang dialog, arena ekspresi dan aksi kolaboratif bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Walikota Bogor Bima Arya saat dikonfirmasi dari Kota Bogor, Jumat.

Menurut Bima, pemenuhan hak asasi manusia dan pembangunan inklusif bukan hanya mandat konstitusi, tetapi juga esensi dari reformasi, demokrasi, dan desentralisasi.

“Ini komitmen bersama. Pemajuan HAM dan inklusi sosial harus terus diupayakan, terutama terkait permasalahan yang menjadi tantangan selama ini,” ujarnya.

Bima mengatakan, mengusung tema besar ‘Kontekstualisasi Kearifan Lokal dalam Kemajuan Hak Asasi Manusia dan Kota Inklusif’, Pekan HAM Kota Bogor bertujuan untuk menunjukkan dan memperkuat komitmen bersama para pemangku kepentingan dalam pemajuan hak asasi manusia dan inklusi sosial.

Dalam diskusi panel tematik, Pekan HAM Kota Bogor akan mengundang narasumber dan aktivis baik nasional maupun lokal. Di antaranya, Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly, Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko, Ketua KPK Firli Bahuri, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur The Wahid Institute Yenny Wahid, dan Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro.

Kemudian ada presenter Najwa Shihab, politikus Grace Natalie, pengamat politik Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, Rektor IPB Arif Satria, Rektor Universitas Katolik Parahyangan Mangadar Situmorang, Rektor Universitas Pakuan Didik Notosudjono, dan Ketua Umum DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto.

Turut hadir Koordinator Indonesia Corruption Watch/ICW Adnan Topan Husodo, Direktur Imparsial Gufron Mabruri, Komisioner Komnas HAM 2017-2022 Beka Ulung Hapsara, Setara Institute Ismail Hasani, Komisioner Komnas Perempuan Bahrul Fuad, Direktur Eksekutif Rumah Kita Lies Marcoes Natsir, beberapa duta besar dan walikota hingga tokoh dan aktivis lokal lainnya.

Ketua Pelaksana Pekan HAM yang juga Kepala Biro Administrasi Sekretariat Daerah Kota Bogor, Marse Hendra Saputra menjelaskan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kota Bogor.

“Puncak Pekan HAM akan dilaksanakan pada Senin (12/12) di pelataran Gedung Bakorwil dan BCC,” ujar Marse.

Baca juga: Kanim Jakarta Selatan membuka Pekan Pelayanan Imigrasi Ramah HAM
Baca juga: Komisaris PBB berharap untuk merilis laporan tentang warga Uighur China minggu depan

Reporter: Linna Susanti
Editor: Budisantoso Budiman
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *