ada 1.603 orang yang mendaftar secara online, namun 755 orang telah memvalidasinya
Kendari (Partaipandai.id) – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari sebagai Subkomite Daerah menjamin penerimaan 755 calon mahasiswa baik tamtama maupun tamtama TNI Angkatan Laut di Provinsi Sulawesi Tenggara bebas dari pungli.
Komandan Kelompok Keamanan Laut (Danguskamla) Lantamal VI Makassar Laksamana Pertama Teguh Prasetyo di Kendari, Jumat mengatakan, rekrutmen calon prajurit TNI AL itu gratis atau tidak dipungut biaya sepeser pun.
“Yang jelas rekruitmen itu transparan. Itu komitmen kita dan itu jaminan bahwa dalam rekruitmen TNI tidak ada yang namanya pungutan liar dan sebagainya. Itu bisa dipastikan,” ujarnya.
Ia menegaskan, hal ini menjadi perhatian dan keinginan pimpinan TNI, khususnya angkatan laut, bahwa dalam menciptakan prajurit harus bersih sehingga tercipta prajurit yang memiliki dedikasi dan loyalitas yang baik dalam mengabdi.
“Kalaupun ada pungli, maka itu justru oknum yang merusak ketertiban dalam perekrutan. Apalagi TNI Angkatan Laut, itu salah satu hal yang melanggar hukum,” ujarnya.
Ia meminta seluruh putra putri Provinsi Sulawesi Tenggara yang ingin mengabdi pada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Laut harus melalui semua tahapan seleksi yang telah ditentukan.
“Harus melalui mekanisme yang ada, baik itu intelektual, psikologis, kemudian hal-hal yang menjadi syarat prajurit Jalesveva,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Lanal (Danlanal) Kendari Letkol (P) Abdul Kadir Mulku Zahari calon Bintara dan Prajurit Pratama wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara yang mendaftar secara online berjumlah 1.603 orang, namun yang sudah melakukan validasi sebanyak 755 orang.
“Proses validasi ini penting karena ini harus dilihat secara nyata, secara fisik secara nyata sehingga kita bisa memastikan bahwa sasis ini benar-benar tidak sekadar mendaftar untuk memenuhi kuota tetapi benar-benar hadir untuk mendaftarkan diri di Lanal Kendari,” dia berkata.
Ia menjelaskan, pihaknya sebagai Subkomite Daerah yang masih berada di bawah Lantamal XI Makassar, memiliki tugas menyeleksi penerimaan TNI AL tahap pertama, meliputi tes kesehatan, fisik, dan psikologis.
“Namun, untuk tahap selanjutnya, setelah kasasi (calon mahasiswa) lulus tes tahap pertama, tahap selanjutnya akan diadakan di Makassar,” ujarnya.
Dia menegaskan, semua rekrutmen prajurit TNI Angkatan Laut tidak dipungut biaya satu rupiah pun. Jika ada panitia yang meminta ganti rugi atau menjanjikan sejumlah uang untuk wisuda sasis, harap segera laporkan.
“Menjadi prajurit TNI Angkatan Laut tidak dipungut biaya. Kalau panitia meminta ganti rugi atau menjanjikan uang untuk wisuda, laporkan ke saya,” pungkas Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari.
Baca juga: Kasal: Kowal telah membuktikan dirinya memberikan kontribusi besar bagi kemajuan TNI Angkatan Laut
Baca juga: Kasal Muhammad Ali siap meningkatkan penegakan kedaulatan maritim Indonesia
Baca juga: Angkatan Laut Indonesia dan AS menggelar latihan bersama di Lampung
Reporter: Muhammad Harianto
Editor: Ganet Aerospace
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

