
Memuat…
Pembukaan Gebyar Batik Sleman 2022. Foto: Istimewa
Dalam kegiatan ini juga ada pameran karya batik.
Dalam pembukaannya, Sri Purnomo mengatakan, di Kabupaten Sleman terdapat lebih dari 90 karya batik Sleman, dan dari 40 pengrajin telah dikurasi dan layak untuk dijual.
Baca juga: Hari Batik Nasional, Jokowi Ungkap Kebanggaannya Memakai Batik
“Mereka harus didukung untuk pemasaran, baik offline maupun online, sehingga di masa pascapandemi mereka bisa langsung bangkit,” kata Sri Purnomo, Kamis (20/10/2022).
Dikatakannya, kegiatan ini diharapkan dapat membantu pengrajin batik di Sleman dalam promosi dan pemasaran produk.
“Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya mendukung penetapan DIY sebagai Kota Batik Dunia oleh PBB,” jelasnya.
Mantan Bupati Sleman itu menjelaskan, Gebyar Batik Sleman merupakan sarana promosi dan pemasaran produk industri kecil menengah di Kabupaten Sleman. Serta sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap usaha kecil dan menengah.
Membaca: Amanda Manopo Masih Cantik Pakai Batik Batik seharga Rp. 120.000
“Rangkaian acara Gebyar Batik Sleman ini merupakan upaya memaksimalkan peran dan program Dekranasda Kabupaten Sleman dan dukungan pemerintah kepada para pelaku usaha kecil menengah khususnya pengrajin batik,” jelasnya.

