
Jakarta (Partaipandai.id) – Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Mayjen Nisan Setiadi mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi agen perubahan dalam menyebarkan perdamaian di masyarakat sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona. intoleransi, radikalisme, dan terorisme.
“Tentu saya berharap agar ASN ini bisa menjadi agen perubahan di masyarakat dan menjadi panutan bagaimana mensinergikan antara kepentingan tugas dan harus mengabdi kepada masyarakat serta sebagai upaya mencegah komunitas ini menyebarkan paham radikal tentang intoleransi. dan terorisme,” kata Mayjen TNI Nisan Setiadi dalam keterangannya. keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat.
Lebih lanjut Deputi I BNPT menjelaskan bahwa dalam berbangsa, bernegara dan bermasyarakat, ASN ini dapat bersama-sama membangun kerukunan dalam kebhinekaan, kerukunan dalam kebhinekaan untuk Indonesia yang maju, modern dan tumbuh kuat di tahun-tahun mendatang.
“Saya sampaikan kepada ASN agar kita tidak mau diadu domba, tidak mau terpecah belah. Kita bersama-sama membangun kota Pemalang agar ide-ide ini tidak bisa masuk ke semua profesi, termasuk ASN,” kata Nisan Setiadi saat menjadi keynote speaker mewakili Kepala BNPT pada Seminar Nasional dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional VII 2022 yang digagas Pemerintah Kabupaten Pemalang, Kamis (3/11).
Alumni Akmil 1988 ini meyakini dan berharap agar jajaran ASN Kabupaten Pemalang yang dipimpin oleh Pj Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, akan terus mampu mengedepankan moderasi beragama, kerukunan dalam keberagaman dan bersama-sama membangun lingkungan yang damai, indah, maju, bermartabat. dan Pemalang aman.
“ASN juga harus memahami apa yang telah dirumuskan oleh para founding fathers bangsa ini dalam merumuskan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Karena dengan Pancasila, bangsa ini yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, bahasa dan enam agama, semuanya dapat bersatu padu. bersatu. Ideologi terbaik yang bisa menyatukan semua kebhinekaan yang ada di negeri ini,” ujarnya.
Oleh karena itu, pejabat tinggi kelahiran Pemalang, 1 Oktober 1965 ini meminta kepada generasi penerus bangsa, seluruh masyarakat, termasuk PNS, untuk berterima kasih kepada para pendahulu bangsa yang telah memikirkan bentuk negara. Negara Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan ideologi Pancasila sebagai dasar. negara
Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat berharap seminar nasional ini dapat menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran radikalisme dan terorisme di lingkungan ASN dan juga masyarakat.
“Karena dalam mencegah dan melawan radikalisme diperlukan pemahaman yang utuh termasuk ciri-cirinya, indikasi seseorang terpengaruh paham ini, bagaimana pertama kali masuk dan mempengaruhi kehidupan sosial dan bagaimana paham ini menyebar,” ujarnya.
Mansur juga menyampaikan bahwa bagi negara ini, Pancasila merupakan dasar negara, falsafah dan pandangan hidup bangsa yang melandasi segala kegiatan pembangunan di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan dan keamanan. Karena dalam mendukung kekuatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dalam setiap babak sejarah perjalanan bangsa ini, selalu ada berbagai upaya untuk menggantikan Pancasila dengan ideologi lain.
Wartawan: Joko Susilo
Editor: Ade P Marboen
Redaksi Pandai 2022

