Jamilah Abdul Gani, perempuan asal Banten, terpilih menjadi Presidium MN Forhati

Memuat…

Musyawarah Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Forhati) Wati memilih lima presidium majelis nasional periode 2022-2027.

MENYERANG – Musyawarah Forum Ikatan Alumni mahasiswa Islam Wati (Forhati) memilih lima presidium MPR periode 2022-2027.

Pemilihan presidium Forhati diikuti oleh 14 calon. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, pengusaha, profesional, birokrat hingga politisi.

Lima presidium terpilih dengan suara terbanyak adalah Cut Emma Mutia Ratna Dewi 244 suara, Wa Ode Nurhayati 195 suara, Jamilah Abdul Gani 192 suara, Anita Aryani 187 suara, dan Sri Novakandi 112 suara.

Baca juga: Wapres akan meresmikan Balai Latihan Kerja Somatua di Mimika

Dari kelima presidium tersebut, terdapat sosok Jamilah Abdul Gani yang merupakan tokoh perempuan dari Provinsi Banten.

Euis Roisatul Huriyah, Korpres MW Forhati Banten bangga atas terpilihnya perempuan asal Banten ini. Hal ini diyakini akan membawa kemajuan bagi Forhati ke depannya, apalagi pada periode sebelumnya, Jamillah didaulat sebagai Bendahara Umum MN Forhati.

“Alhamdulillah calon Presidium MN Forhati dari Banten, Jamilah Abdul Gani akhirnya terpilih dengan suara terbanyak ketiga,” kata Euis, Senin (28/11/2022).

Menurut Euis, Jamilah diprediksi akan terpilih menjadi Presedium Forhati MN, mengingat rekam jejaknya yang begitu baik di berbagai organisasi.

Di tempat terpisah, Jamillah Abdul Gani merasa sangat terhormat ketika terpilih mendapatkan amanah menjadi Presidium MN Forhati.

Jamilah yang juga berprofesi sebagai Notaris sekaligus pemilik perumahan Kampung Jameela di Kabupaten Tangerang ini berjanji sebagai Presidium MN terpilih, Forhati akan berjalan dengan baik. Ia ingin menjadikan Forhati sebagai wadah bagi perempuan yang bisa berkolaborasi dan bekerja sama.

“Mohon doa dan dukungannya, semoga dalam menjalankan amanah sebagai Presidium Forhati MN ini dapat saya laksanakan dengan baik, semoga Forhati dapat mengembangkan potensi kreatif dan inovatif untuk kemajuan organisasi kedepan” pungkas Jamilah

(msd)

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *