
Jakarta (Partaipandai.id) – IDN Pictures hari ini resmi meluncurkan trailer, poster hingga soundtrack dari film terbarunya, “Balada Si Roy”, yang rencananya akan dirilis pada 19 Januari 2023.
“Kisah Balada Si Roy memberikan kesan mendalam bagi saya. Saya tumbuh besar ditemani sosok Roy yang karakternya begitu menarik,” kata sutradara Fajar Nugros saat ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis.
“Ini memotivasi saya untuk mengubah novel ini menjadi sebuah film dan memperkenalkan keseruan plot dan intriknya kepada masyarakat luas,” imbuhnya.
Baca juga: Abidzar Al-Ghifari merasakan beban menjadi pemeran utama dalam “Balada Si Roy”
“Balada Si Roy” sendiri diangkat dari novel legendaris berjudul sama karya Gol A Gong. Sejak pertama kali diterbitkan, novel ini sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan telah terjual hingga 300 ribu eksemplar.
Sebelum diputar di bioskop, film “Balada Si Roy” juga diputar di Festival Film Indonesia. Tak hanya itu, film ini juga sukses terpilih menjadi film pembuka festival tersebut.
Kemudian, “Balada Si Roy” juga diputar di Festival Film Balimakarya 2022 dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2022. Dalam acara tersebut, film ini juga mengikuti kompetisi Indonesian Screen Awards 2022.
“Novel Balada Si Roy semakin menarik untuk dibuat (difilmkan) karena sosok Roy yang menjadi idola anak muda pada masanya. IDN Pictures pun merasa terhormat dan bangga menjadi rumah produksi yang pertama kali memvisualisasikan novel ini,” ujar Head of IDN Pictures & Producer Susanti Dewi.
“Semoga film Balada Si Roy diterima masyarakat Indonesia. Jangan lupa saksikan pada 19 Januari 2023,” pungkasnya.
Baca juga: Film Balada Si Roy mengajak pemuda Bali untuk menjaga lingkungan
Film “Balada Si Roy” sendiri menceritakan tentang Roy, seorang mahasiswa baru yang suka memberontak yang harus beradaptasi dengan kehidupan barunya di sebuah kota pesisir kecil bernama Serang.
Berbeda dari cowok kebanyakan, membuat Roy disukai banyak cewek di sekolahnya. Namun, hanya Ani, gadis imut yang juga diburu Dullah, sang penguasa sekolah, yang bisa merebut hati Roy.
Perseteruan Roy dengan Dullah yang merasa terancam karena kehadirannya berujung pada kematian Joe, anjing peliharaan Roy. Setelah Joe meninggal, Roy juga memiliki dua orang sahabat yaitu Andi dan Toni yang memihaknya melawan Dullah.
Namun karena kecelakaan, Andi meninggal dunia dan Toni harus pindah ke kota lain untuk berobat. Kembali sendiri tanpa teman, Ani menjadi satu-satunya tempat bersandar Roy. Namun sayang, karena ulah Dullah, orang tua Ani pun melarang hubungan mereka.
Namun, menyerah dan kalah pada keadaan bukanlah pilihan bagi Roy. Ia bertekad untuk bangkit dan berjuang mencari jawaban atas semua pertanyaannya sendiri.
Baca juga: Balada Si Roy menjadi film pembuka Jakarta Film Week 2022
Baca juga: Mulai dari Jakarta Film Week, Jourdy Pranata hingga “Balada Si Roy”
Baca juga: Abidzar Al-Ghifari tidak menggunakan “pemeran pengganti” di “Balada Si Roy”
Reporter: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Suryanto
Redaksi Pandai 2022

