
memuat…
Peneliti senior Indonesia Survey Center (ISC) Chairul Ansari mengungkapkan empat faktor yang membuat elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kuat dan bertahan di peringkat teratas. Foto/Khusus
“Ada 4 alasan yang menurut kami menjadi argumentasi kuat elektabilitas Prabowo di (hampir) 34%,” kata Chairul saat memaparkan hasil surveinya secara daring, Senin (10/4/2023).
Alasan pertama menyangkut kinerja. Chairul mengatakan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) dinilai sebagai kementerian terbaik dalam pemerintahan. Hal itu terekam dalam sejumlah hasil survei terbaru.
“Kemudian apresiasi Jokowi juga menunjukkan bahwa kinerja Kemhan memang bagus,” ujarnya.
Alasan kedua adalah sinyal dukungan atau endorsement dari Presiden Jokowi. Menurutnya, hal ini juga tidak bisa diabaikan karena Jokowi merupakan figur pemimpin acuan.
“Jadi sokongan Jokowi kuat ya? Apalagi pemilih Jokowi masih setia dengan Jokowi, masih menunggu arahan dari Jokowi,” ucapnya.
Ketiga, kata dia, komunikasi yang mulai marak dilakukan Prabowo. Ketua Umum Partai Gerindra itu baru-baru ini berkunjung ke daerah, turun ke lapangan, membuka kembali komunikasi dengan mantan pemilihnya. Bahkan, Prabowo juga mulai membuka komunikasi dengan pemilih Jokowi pada 2019.
Alasan keempat karena sikap Prabowo yang bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Maruf. Di kalangan pemilih Jokowi, Prabowo dipandang sebagai pemersatu bangsa.
Sedangkan di pemilih Prabowo, dia akhirnya dianggap membangun agar Indonesia bersatu. “Empat itu yang menurut kami bisa menjadi faktor meningkatnya elektabilitas Prabowo di survei baru kami,” pungkasnya.
(rca)

