
Jawa Timur menjadi provinsi dengan peserta yang lulus terbanyak yaitu 59 orang. Disusul Provinsi Bali sebanyak 45 orang dan Provinsi Jawa Barat sebanyak 27 orang
Jakarta (Partaipandai.id) –
Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) mengumumkan sebanyak 300 kepala desa (kades) dan lurah dari berbagai provinsi di Indonesia berhasil lolos seleksi audisi Paralegal Justice Award 2023.
Kepala BPHN Widodo Ekatjahjana dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis, menjelaskan dari total 765 orang yang mendaftar, 565 peserta lolos seleksi administrasi. Mereka kemudian diputar lagi pada tahap pemilihan audisi.
“Dari 565 peserta yang lolos seleksi administrasi tadi, akhirnya diumumkan 300 peserta berhasil lolos tahap seleksi audisi. Hasil pengumuman seleksi dapat dilihat di website bphn.go.id,” ujar Widodo .
Peserta yang berhasil lolos seleksi audisi, kata Widodo, terdiri dari 207 kepala desa dan 93 kepala desa yang tersebar di seluruh Indonesia.
Jawa Timur menjadi provinsi dengan peserta yang lulus terbanyak yaitu 59 orang. Disusul Provinsi Bali sebanyak 45 orang dan Provinsi Jawa Barat sebanyak 27 orang.
Dalam seleksi audisi, peserta dinilai berdasarkan sejumlah indikator penilaian, seperti pengalaman penyelesaian sengketa desa/kelurahan, kelayakan usaha investasi, peningkatan sektor pariwisata, dan penciptaan lapangan kerja.
“Akademi Paralegal merupakan program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam penyelesaian sengketa dan advokasi,” kata Widodo.
Di Akademi Paralegal, lanjutnya, peserta akan mendapatkan pembekalan dari pakar dan praktisi hukum terkait penyelesaian sengketa dan advokasi.
“Tidak hanya itu, peserta juga akan diajarkan teknik dan strategi penyelesaian sengketa serta penguatan pemahaman nilai-nilai Pancasila,” ujar Widodo.
Rangkaian kegiatan Paralegal Academy dan Paralegal Justice Award 2023 akan diselenggarakan di Hotel Discovery Ancol, Jakarta.
“Akademi Paralegal dilaksanakan pada 29-31 Mei 2023. Kemudian penyerahan Penghargaan Paralegal Justice 2023 dilakukan pada 1 Juni 2023, bertepatan dengan lahirnya Pancasila,” jelas Widodo.
Widodo menambahkan, para peserta Akademi Paralegal juga berkesempatan mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Monumen Nasional (Monas).
Lebih lanjut ia menjelaskan, Penghargaan Paralegal Justice merupakan penghargaan yang ditujukan kepada kepala desa atau lurah yang telah memberikan dedikasi tinggi dengan bertindak sebagai pembawa damai non-litigasi (pendamai desa).
Paralegal Justice Award merupakan kerjasama antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Mahkamah Agung (MA), dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Penceramah : Fath Putra Mulya
Editor: Indra Gutom
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

