
Jakarta (Partaipandai.id) – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri berencana menutup dan mengalihkan arus lalu lintas saat gladi bersih rangkaian pengamanan KTT G20 di Bali, Jumat.
“Simulasi gladi bersih di Hotel Apurva Kempinski ini akan dilakukan hingga menjelang salat Jumat,” kata Kepala Seksi Operasi (Kabagops) Polri Korlantas Kombes Pol. Eddy Djunaedi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Eddy menjelaskan, gladi bersih akan disiapkan dari hotel masing-masing delegasi mulai pukul 07.00 WITA, kemudian menuju The Apurva Kempinski Hotel di Jalan Raya Nusa Dua Selatan, Kabupaten Badung, mulai pukul 08.00 WITA. Penutupan dan pengalihan lalu lintas dilakukan hingga gladi bersih di lokasi tersebut pada pukul 12.00 WITA.
Setelah itu, lanjutnya, rangkaian gladi bersih dilanjutkan ke simulasi selanjutnya di Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai, Denpasar, mulai pukul 12.30 WITA hingga selesai.
“Untuk simulasi Gala Diner Rehearsal di Garuda Wisnu Kencana (GWK) akan disesuaikan dengan waktu sebenarnya pada pukul 18:10 WITA hingga selesai,” imbuhnya.
Baca juga: Menko Marves mengingatkan TNI dan Polri untuk tidak melakukan kesalahan saat mengawal KTT
Eddy mengimbau masyarakat agar tertib dalam berkendara demi kelancaran bersama dan mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan.
“Kami juga menghimbau kepada masyarakat di lokasi penutupan untuk tertib berkendara demi kelancaran bersama, tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya dan menghindari potensi kecelakaan dengan mentaati peraturan lalu lintas,” ujarnya.
Ia berharap gladi bersih yang melibatkan 42 seri ini dapat berjalan dengan lancar dan aman, sehingga pengamanan acara KTT G20 berjalan dengan baik dan optimal.
“Semoga gladi bersih G20 Summit berjalan dengan optimal dan acara internasional ini berjalan lancar sampai selesai. Kami juga mohon maaf atas ketidaknyamanannya jika ada yang merasa terganggu selama perjalanan,” kata Eddy Djunaedi.
Baca juga: Korlantas Polri Siapkan Ganjil Genap di KTT G20
Baca juga: Luhut: Persiapan Indonesia untuk KTT G20 100 persen
Reporter: Fauzi
Editor: Fransiska Ninditya
Redaksi Pandai 2022

