Ketua Umum KNPI menyerukan perdamaian pasca penangkapan Lukas Enembe

Jakarta (Partaipandai.id) – Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama meminta jajaran DPD KNPI Provinsi Papua membantu seruan perdamaian di Bumi Cenderawasih, pasca penangkapan Gubernur Lukas Enembe oleh KPK.

“Jangan terprovokasi dengan tindakan provokatif yang bisa merusak suasana damai Papua,” kata Ketua DPP KNPI Haris Pertama di Jakarta, Selasa.

Baca juga: KPK membeberkan alasan penangkapan Lukas Enembe

Pasca penangkapan Lukas Enembe, situasi keamanan di Papua memanas. Gubernur Papua itu dibawa penyidik ​​KPK untuk diperiksa di Jakarta. Bentrok antara massa pendukung Lukas Enembe dan polisi tak terhindarkan di Mako Brimob Polda Papua.

Menurut Haris, jika kondisi ini tidak diantisipasi dengan kepala dingin oleh para pemangku kepentingan, termasuk DPD KNPI Provinsi Papua, maka dikhawatirkan kondisi ini akan terus berlanjut dan berkembang menjadi konflik horizontal yang merugikan perdamaian dan pembangunan di Papua.

Atas dasar itu DPP KNPI menghimbau kepada semua pihak di Bumi Cenderawasih untuk menjaga perdamaian. Termasuk mengikuti dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK terkait kasus yang menjerat Gubernur Papua, Lukas Enembe.

“Kita harus yakin Pak Lukas Enembe baik-baik saja dan bisa mengikuti semua mekanisme dan prosedur di KPK,” ujarnya.

Dikatakannya, saat ini perdamaian di Papua menjadi hal yang utama, jangan sampai kekacauan yang terjadi pasca penangkapan Gubernur Papua memicu konflik horizontal bahkan menimbulkan korban di masyarakat.

“Kita harus yakin proses hukum ditegakkan seadil-adilnya dan pembangunan di Tanah Papua harus tetap berjalan untuk kesejahteraan rakyat yang didambakan,” tulisnya.

Baca juga: Firli mengatakan Lukas Enembe akan memeriksakan kesehatannya di RSPAD
Baca juga: KPK yakin masyarakat Papua akan mendukung upaya pemberantasan korupsi

Reporter: Muhammad Zulfikar
Editor: Tasrief Tarmizi
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *