Panglima TNI melepas Satgas MTF Kontingen Garuda ke Lebanon

Waktu tempuh KRI FKO 368 ke Lebanon selama 27 hari.

Jakarta (Partaipandai.id) – Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melepas 119 personel yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda XXVIII-N/UNIFIL TA 2022 untuk menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Pelepasan Satgas menggunakan KRI Frans Kaisiepo-368 itu dilakukan melalui upacara militer di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis.

“Siang tadi saya didampingi Kasal TNI Laksamana Yudo Margono melepas Satgas MTF. MTF ini bagian dari Unifil yang beroperasi di Lebanon dan sekitarnya,” ujar Andika.

Menurutnya, pasukan khusus MTF melakukan pengamanan di perairan sesuai tugas yang diberikan Unifil.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) itu mengatakan, KRI Frans Kaisiepo (FKO)-368 memiliki beberapa misi perdamaian di Lebanon.

KRI FKO-368 merupakan salah satu KRI tipe SIGMA Corvelle Batch II yang dibangun di Vlissingen, Belanda. Telah memulai tugasnya pada misi MTF UNIFIL pertama kali pada tahun 2010 sebagai Satgas MTF TNI XXVII-B, kemudian kembali dipercaya untuk bertugas sebagai Satgas MTF TNI XXVIII-F pada tahun 2014.

Satgas yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh ini akan melaksanakan misi perdamaian dunia selama 1 tahun dengan memberangkatkan 119 personel yang terdiri dari 103 kru, 9 kru helly, dan 7 personel pendukung (Perwira Hukum, Intelijen, Psikologi , Dokter, Penerangan, Kopaska, dan Penyelam).

Dengan menempuh jarak sejauh 6.611 Nm dan kecepatan 14 knot, KRI FKO368 akan menempuh rute Jakarta, Belawan, Cochin (India), Salalah (Oman), Port Said (Mesir), kemudian melewati Terusan Suez, Beirut (Lebanon ) dengan waktu tempuh 27 hari. Kapal itu diharapkan tiba di Lebanon pada 27 Desember 2022.

Selain melakukan diplomasi militer, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N juga melakukan kegiatan lain seperti Maritime Interdiction Operation (MIO) dengan melakukan pengawasan maritim di Area of ​​Maritime Operation (AMO).

Satgas juga melakukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Lebanon (LAF-Naw) agar mampu menjaga wilayah laut teritorial secara mandiri, melakukan hailing terhadap semua kapal yang akan masuk/keluar perairan teritorial, melaksanakan naik pesawat dan pemeriksaan jika ada kapal asing yang dicurigai, dan bertugas melaporkan kontak udara dari luar/dalam area AMO.

Keberangkatan Satgas MTF tahun ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan kepada prajurit Jalasena dalam menjalankan misi perdamaian, baik sebagai duta TNI maupun duta nasional, untuk mempererat hubungan diplomatik Indonesia dengan negara sahabat.

Hal ini juga sebagai wujud pelaksanaan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) TNI Laksamana TNI Yudo Margono untuk menjaga amanah negara dan rakyat kepada TNI AL melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi lembaga, masyarakat, dan bangsa dan negara.

Reporter: Syaiful Hakim
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *