
Jakarta (Partaipandai.id) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar perayaan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB di Jakarta, Minggu (5/2).
“Selamat satu abad Nahdlatul Ulama, selamat kepada seluruh pejuang yang telah berkiprah di berbagai aspek kehidupan keagamaan, politik, sosial dan budaya. Atas nama DPP PKB, kami mengucapkan selamat memasuki satu abad Nahdlatul Ulama. bersama Nahdlatul Ulama dan kita semua,” kata Ketua PKB Muhaimin Iskandar.
Nahdlatul Ulama, organisasi Islam terbesar di Indonesia, akan menginjak usia satu abad pada 16 Rajab 1444 Hijriah atau 7 Februari 2023.
Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin mengatakan, tingkat pendidikan sebagian besar masyarakat Indonesia masih rendah yakni hanya 42 persen, dan kemiskinan masih merajalela dalam kehidupan berbangsa.
Maka PKB sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, kata dia, memiliki tugas dan kewajiban untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa.
“Oleh karena itu, partai yang jelas lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (ini) memiliki kewajiban untuk berjuang tanpa henti, agar PKB dapat segera berdiri di atas konstitusi yang ada dan terus menyempurnakannya untuk mengangkat bangsa Indonesia bebas dari kemiskinan dan kebodohan. ,” kata Cak Imin.
Muhaimin juga mengatakan bahwa PKB telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa sejak era reformasi.
Maka tantangan PKB ke depan, kata dia, adalah mengukir prestasi yang membanggakan para pendiri Nahdlatul Ulama.
“Pertanyaan yang paling penting (untuk) kita jawab adalah apakah di abad kedua (NU) kita bisa mengisi dan berjalan beriringan dengan perjuangan mengisi abad kedua dengan prestasi,” ujarnya.
Muhaimin juga mengajak seluruh kader PKB dari pusat hingga daerah untuk bersama-sama memajukan dan memajukan kehidupan, tidak hanya bagi warga NU tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.
“Ayo kader PKB dari pusat sampai ke seluruh tanah air, mari bergotong royong bersama rakyat memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi rakyat,” ujarnya.
Baca juga: Muhaimin menjelaskan keistimewaan Ramadan untuk sosialisasi capres
Baca juga: Muhaimin: Pilgub rawan polemik karena anggarannya besar
Reporter: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Anton Santoso
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

