
Politik uang dalam pemilu harus dicegah.
Gorontalo (Partaipandai.id) – Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel meminta warga Gorontalo bersama-sama mencegah politik uang dalam pemilihan umum (pilkada).
“Politik uang dalam pemilu harus dicegah. Ini tanggung jawab dan tugas kita bersama. Termasuk setiap warga di Gorontalo Utara,” kata Rachmat Gobel, di Gorontalo, Rabu, di sela acara reses ‘RG Peduli’ yang digelar di Kabupaten Biau, di wilayah barat Gorontalo Utara dan di Kecamatan Kwandang, di pusat ibukota kabupaten.
Mencegah politik uang dalam pemilu, kata politikus NasDem itu, merupakan bentuk mencegah terbelinya hak politik.
“Sebagai manusia, kita tidak boleh tergiur dengan politik uang, karena itu akan menurunkan harga diri dan tentunya menipu Tuhan,” ujarnya.
Ia mengaku sesering mungkin hadir di kawasan itu. Bahkan sepanjang tahun 2022, di Provinsi Gorontalo sebanyak 18 kali.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada seluruh rakyat yang telah mempercayakan tugasnya sebagai wakil rakyat di pemerintahan pusat.
“Saya bangga dengan amanah ini, dan saya harus mengapresiasinya dengan tetap menjaga cita-cita membangun Gorontalo sebagai daerah yang sejahtera dan sejahtera bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Dalam kegiatan reses yang disebut reses berkualitas itu, Rachmat mengaku, dirinya datang menemui masyarakat untuk kembali menghimpun aspirasi.
Termasuk membawa hasil aspirasi dari kegiatan reses sebelumnya.
“Warga sudah menyampaikan aspirasi di berbagai sektor. Oleh karena itu, saya datang kali ini, di akhir tahun untuk merealisasikan apa yang disampaikan. Menjaring dan sekaligus mewujudkan aspirasi,” ujarnya pula.
Hal ini menjadi salah satu upaya pencegahan politik uang dalam pemilu. Karena rakyat menitipkan wakilnya untuk bekerja di DPR. Kemudian hasil karyanya harus dibuktikan dengan mewujudkan cita-cita yang telah disampaikan.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara Suleman Lakoro mengaku pemerintah daerah sangat mengapresiasi kiprah Rachmat Gobel sebagai wakil rakyat di tingkat pusat.
“Beliau membawa pulang oleh-oleh, termasuk alat dan mesin pertanian. Nilainya juga mencapai Rp 2,5 miliar. Ini patut diapresiasi dan disyukuri,” ujarnya lagi.
Bagi pemerintah daerah, bantuan dari pemerintah pusat kepada masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan upaya mendorong peningkatan kesejahteraan.
Baca juga: Bawaslu RI memaksimalkan pengawasan digital untuk mencegah politik uang
Baca juga: Kemendes PDTT dukung desa cegah politik uang jelang pemilu
Reporter: Susanti Sako
Editor: Budisantoso Budiman
Redaksi Pandai 2022

