
Jakarta (Partaipandai.id) – Aktris sinetron dan film Tika Bravani mengaku harus lebih banyak bermain dengan imajinasinya di film terbarunya “Khanzab” karena banyak adegan yang menggunakan teknik Computer-Generated Imagery (CGI).
“Kamu juga harus bermain dengan imajinasimu, itu lebih dari itu upaya (usaha), lebih fokus karena, kan, membayangkan, mengeluarkan energi itu sendiri cukup melelahkan. Dan itu kan soal teknis, bukan feeling, jadi multi fokus,” kata Tika Bravani saat promo film “Khanzab” di Wisma Partaipandai.id, Jakarta, Kamis.
“Khanzab” adalah film bertema horor pertamanya setelah lima tahun tidak diputar di layar lebar. Menurut perempuan yang kini berhijab itu, bermain film horor merupakan hal baru baginya karena selama ini ia lebih banyak ditawari peran di film drama.
Tika Bravani (33) menggunakan film horor terbarunya sebagai sarana untuk lebih mengekspresikan karakter yang belum pernah ia perankan sebelumnya.
“Mengapa kembaliitu film horor karena ingin berbeda. Apalagi (saya) sudah berhijab, tawarannya rata-rata drama, perempuan dilecehkan. Bagaimana bisa, TIDAK ada ruang berbeda untuk lebih mengekspresikan perannya,” kata Tika.
Baca juga: Arswendy Beningswara dan Tika Bravani beradu akting di film “Khanzab”
Istri aktor Dimas Aditya ini mengungkapkan alasan dirinya tertarik menerima tawaran bermain di “Khanzab”, yakni karena sudah mengenal sutradara Anggi Umbara. Selama proses syuting ia merasa lebih nyaman karena bisa mendiskusikan masalah jika ia terkendala dan merasa lebih enjoy saat di lokasi syuting.
“Karena ini horor pertamaku dan untuk yang pertama ingin bekerja dengan tim dan sutradara yang sudah saya kenal sebelumnya. Kalaupun ada masalah karena baru pertama kali mencobanya, ya sudahlah seru (Asyik) pokoknya di lokasi,” kata Tika.
“Khanzab” bercerita tentang Rahayu (Yasamin Jasem) yang dirundung masa lalu setelah kematian ayahnya. Rahayu tinggal bersama ibu tirinya bernama Nuning (Tika Bravani).
Sejak saat itu teror makhluk Khanzab mulai menghantui orang-orang yang sering mengganggunya saat shalat. Film ini akan diputar serentak di seluruh bioskop di Indonesia mulai 20 April 2023.
Baca juga: Film “Khanzab” tayang jelang Idul Fitri
Baca juga: Angga Umbara Ungkap Masalah Sosial Melalui “Khanzab”
Baca juga: Film horor dan kekuatannya merangkul Indonesia
Reporter: Fitra Ashari
Editor: Natisha Andarningtyas
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

