
Penghargaan akan diberikan oleh NU kepada orang-orang tertentu yang berkontribusi.
Jakarta (Partaipandai.id) – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menghadiri rangkaian perayaan hari jadi (HUT) 100 tahun atau 1 abad organisasi kemasyarakatan Islam Nahdlatul Ulama (NU) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Selasa malam.
Wapres tiba di lokasi acara sekitar pukul 20.00 WIB dan dijadwalkan akan memberikan sambutan sekaligus arahan kepada NU, untuk menerima penghargaan dari organisasi yang dibantunya itu.
Kehadiran Wapres memenuhi undangan yang disampaikan langsung tokoh NU yang juga putri Presiden keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid beberapa waktu lalu.
Menurut informasi yang disampaikan Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi usai mendampingi Wapres menerima Yenny saat itu, pada acara ini Wapres akan menerima penghargaan dari NU atas perannya membesarkan NU.
Wakil Presiden Rais Aam PBNU periode khidmat 2015-2018.
Masduki mengatakan, ini kali pertama HUT NU banyak memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berperan dalam menghidupkan NU.
“Jadi Rais Aam sepanjang masa, siapa pun itu, akan mendapat penghargaan. Kalau misalnya dia berhalangan hadir karena meninggal dunia, misalnya keluarganya akan hadir. Demikian juga akan diundang Ketua Umum PBNU, antara lain dalam hal ini Wapres saat diundang kesana. Selain membuka acara, Wapres juga akan mendapatkan penghargaan sebagai mantan Rais Aam PBNU,” kata Masduki saat itu.
Ia mengatakan, penghargaan tersebut akan diberikan NU kepada orang-orang tertentu yang berjasa, misalnya yang berjasa memperkenalkan NU ke dunia internasional.
NU juga akan memberikan penghargaan kepada pesantren-pesantren yang telah berusia lebih dari satu abad yang jumlahnya sekitar 52 pesantren, seperti Pesantren Sidogiri di Pasuruan, Pesantren Annuqayah di Sumenep, Jawa Timur, dan lain-lain.
Kategori penghargaan yang diberikan adalah Kategori Internasional, Kategori Tokoh Nasional, dan Kategori Internal NU.
Turut hadir dalam acara tersebut istri Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, dan duta besar negara sahabat.
Baca juga: Wapres meminta Fatayat NU memperkuat kelembagaan untuk membangun negara
Baca juga: Wapres Ma’ruf akan menerima penghargaan dari NU
Pemberita: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Budisantoso Budiman
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

