Memuat…
Pelatuk, juga dikenal sebagai pelatuk, adalah anggota dari keluarga picidae, yang juga termasuk pikulet, wryneck, dan sapsuckers. Foto/Wikipedia
Mereka sering berkomunikasi dengan mengepakkan paruh mereka, menghasilkan suara gema yang dapat didengar dari jarak jauh. Berikut fakta menarik tentang burung pelatuk dikutip dari laman birdsandblooms, Kamis (19/1/2022).
1. Dapat Ditemukan Di Mana Saja
Sebagian besar pelatuk hidup di hutan dan semak belukar, tetapi beberapa spesies, seperti kakap utara, hidup di tepi hutan. Tetapi beberapa burung pelatuk adalah burung gurun. Pelatuk Gila tumbuh subur di habitat gurun yang hampir tidak berpohon di Amerika Serikat bagian barat daya dan Meksiko.
Baca juga; Swedia Melatih Burung Gagak untuk Mengambil Sampah
2. Memiliki Otot Leher Yang Kuat
Pelatuk memiliki otot leher yang kuat dan padat yang memungkinkan mereka mengebor batang pohon berulang kali hingga 20 kali per detik. Sementara itu, otot ekstra di tengkorak berfungsi sebagai helm pelindung dengan menjaga agar otak tidak goyah saat mengebor pohon.
3. Memiliki Bentuk Tengkorak Yang Unik
Pelatuk memiliki struktur kerangka unik yang memungkinkan mereka mematuk kayu tanpa merusak otak atau mata mereka. Tengkoraknya tebal dan kuat, dan paruhnya pendek seperti pahat.
4. Memiliki lidah yang panjang sampai paruh
Lidah panjang burung pelatuk menjangkau celah-celah untuk belatung, semut, dan getah. Lidah burung pelatuk bisa mencapai sepertiga dari total panjang tubuhnya sehingga ketika ditarik, ia membungkus bagian belakang tengkorak burung tersebut.
Baca juga; Ilmuwan Akan Membangkitkan Burung Dodo dari Kematian
5. Membuat sarang di rongga pohon
Pelatuk membangun sarang dengan membuat rongga pada pohon mati atau sekarat. Rongga tersebut biasanya menampung tiga hingga enam telur, dan kedua orang tua merawat anaknya. Pelatuk tidur di rongga sepanjang tahun.
6. Memiliki Kaki Yang Unik
Pelatuk memiliki empat jari kaki, yang pertama menghadap ke belakang, yang kedua dan ketiga menghadap ke depan untuk bernavigasi ke atas dan mengitari batang pohon. Nama ilmiah susunan jari kaki ini adalah zygodactylism.
MG/Tazakka Artesa Hidayat
(wib)

