Andhi Pramono dan Wahono Saputro memenuhi panggilan KPK

“Kalau sudah selesai, aku akan memberitahumu, oke?”

Jakarta (Partaipandai.id) – Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro pada Selasa pagi memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi terkait Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Laporan (LHKPN).

Wahono Saputro tiba sekitar pukul 08.45 WIB namun tidak memberikan komentar apapun dan langsung masuk ke Gedung Merah Putih KPK.

Sementara itu, Andhi Pramono datang sekitar pukul 09.15 WIB dan mengatakan akan memberikan keterangan kepada wartawan setelah memberikan klarifikasi kepada KPK.

“Nanti kalau sudah selesai, saya kasih tahu,” kata Andhi.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengungkapkan, Wahono Saputro dipanggil sebagai bagian dari pengembangan penyidikan terhadap dua perusahaan di Minahasa Utara milik mantan pegawai Dirjen Pajak Rafael Alun Trisambodo (RAT).

Diketahui istri Rafael merupakan pemegang saham di kedua perusahaan tersebut dan belakangan diketahui istri Wahono Saputro juga menjadi salah satu pemegang saham.

Sementara itu, Andhi Pramono menjadi sorotan netizen setelah foto rumahnya yang mewah di Kompleks Legenda Wisata Cibubur viral di media sosial.

KPK juga mengatakan telah menerima laporan dan informasi dari berbagai sumber, termasuk dari media sosial tentang Andhi Pramono.

Pihaknya juga telah menerima laporan analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan pihaknya akan menindaklanjutinya dengan memanggil yang bersangkutan.

Sebelumnya, Andhi Pramono menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 16 Februari 2023 senilai Rp13,7 miliar.

Reporter: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Agus Setiawan
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *