
Menggunakan antena, siaran ini dapat diterima oleh antena eksternal atau internal
Jakarta (Partaipandai.id) – Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) memastikan siaran televisi terestrial digital tersedia secara gratis, tanpa dipungut biaya.
“Ini (siaran televisi) tetap gratis meski sudah pindah ke digital,” kata Sekjen ATVSI Gilang Iskandar saat ditemui di Jakarta, Rabu.
Siaran televisi digital adalah bebas mengudara, seperti siaran televisi yang biasa ditonton sehari-hari. Siaran bebas mengudara gratis, berbeda dengan siaran atau layanan televisi kabel video sesuai permintaan seperti Netflix yang membebankan biaya berlangganan.
Baca juga: Pemerintah menetapkan “multiple ASO” untuk peralihan TV digital
“Dengan menggunakan antena, siaran ini bisa diterima oleh antena eksternal maupun internal,” kata Gilang.
Antena yang digunakan untuk menonton siaran televisi terestrial digital adalah perangkat yang sama yang digunakan selama ini.
Untuk dapat menonton siaran televisi terestrial digital, masyarakat perlu menggunakan perangkat televisi digital. Jika Anda tidak memiliki televisi digital, orang dapat menggunakan set top box untuk terhubung ke televisi analog.
set top box menghubungkan pesawat televisi dengan antena, kemudian perangkat mengubah transmisi dari siaran digital sehingga perangkat televisi analog dapat ditangkap.
Indonesia berkomitmen untuk melakukan migrasi siaran televisi analog ke digital secara nasional pada tahun ini. Undang-Undang Nomor 11 tentang Penciptaan Lapangan Kerja mengamanatkan agar migrasi ke penyiaran digital selesai paling lambat 2 November.
Baca juga: Kominfo mengajak industri TV beradaptasi dengan dunia digital
Kementerian Komunikasi dan Informatika awalnya dijadwalkan Pematian Analog (ASO) mulai tahun 2021 dibagi menjadi lima tahap, namun terkendala oleh pandemi. Kementerian akhirnya mengubah rencana ASO menjadi tiga fase mulai April 2022.
Kementerian Komunikasi dan Informatika akhirnya menggunakan skema ganda (banyak) ASO, dengan fokus pada kesiapan infrastruktur multiplexing, kesiapan perangkat set top box dan keberadaan siaran televisi terestrial analog di area siaran.
Daerah siaran yang telah memenuhi ketiga persyaratan tersebut dianggap siap bermigrasi ke penyiaran televisi terestrial digital.
Kominfo baru-baru ini mengumumkan bahwa ASO untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi ditunda dari 5 Oktober menjadi 2 November 2022.
Baca juga: Distribusi STB untuk TV digital di Jabodetabek terus berlanjut
Baca juga: Kemenkominfo mengatakan ASO penting untuk efisiensi frekuensi
Baca juga: Kominfo memastikan ASO tidak lagi dilaksanakan dalam tiga tahap
Reporter: Natisha Andarningtyas
Redaktur : Suryanto
Redaksi Pandai 2022

