China mengklaim memiliki serat optik & jaringan broadband seluler No. 1 di dunia

Jakarta (Partaipandai.id) – Industri informasi dan komunikasi China terus tumbuh kuat selama satu dekade terakhir, dengan pendapatan telekomunikasi meningkat menjadi 1,47 triliun yuan (1 yuan = Rp 2.177) pada tahun 2021 dari 1,08 triliun yuan yang tercatat pada tahun 2012, hal ini disampaikan oleh resmi pada Jumat (19/8).

Jumlah pengguna internet akan mencapai 1,032 miliar pada tahun 2021, naik 83 persen dari 2012, sementara jumlah aplikasi seluler akan mencapai 2,32 juta, kata Xie Cun, seorang pejabat di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, menambahkan bahwa negara itu sedang membangun jaringan serat optik dan broadband. lebar ponsel terbesar di dunia.

Dari 2012 hingga 2021, infrastruktur telekomunikasi China mencatat perkembangan pesat, dan “kesenjangan digital” antara daerah perkotaan dan pedesaan berkurang secara signifikan, kata pejabat itu.

Pada langkah selanjutnya, China akan terus mengkonsolidasikan fondasi untuk pengembangan industri informasi dan komunikasi, menumbuhkan pendorong pertumbuhan baru, dan memungkinkan transformasi digital industri tradisional, kata Xie, menurut Xinhua dikutip Sabtu.

Baca juga: Konvensi 5G Dunia 2022 diadakan di Heilongjiang, Cina

Baca juga: Presiden China menyambut baik peresmian organisasi Konferensi Internet Dunia

Baca juga: China akan membuat aturan baru untuk manajemen selebriti online

Penerjemah: Xinhua
Redaktur: Ida Nurcahyani
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *