
Jakarta (Partaipandai.id) – Pabrikan dan pabrikan elektronik Foxconn keripik Nvidia mengumumkan kemitraan pada Selasa (3/1) waktu setempat untuk mengembangkan platform kendaraan otonom.
Reuters mengatakan pada hari Rabu bahwa Foxconn akan memproduksi unit kontrol elektronik (ECU) untuk mobil listrik keripik DRIVE Orin Nvidia dibuat khusus untuk komputasi dalam kendaraan yang terhubung dan otonom.
“ECU akan melayani pasar otomotif global,” kata Foxconn.
Foxconn, yang mengoperasikan fasilitas manufaktur kendaraan di Ohio, mengatakan kendaraannya di masa depan akan dilengkapi dengan ECU yang menggunakan DRIVE Orin dan sensor DRIVE Hyperion dari Nvidia.
Baca juga: Ribuan pekerja meninggalkan pabrik iPhone Foxconn
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan yang mengembangkan mobil listrik dan otonom telah berjuang untuk memasarkan produk mereka di tengah pergumulan dengan kenaikan biaya dan kesulitan dalam meningkatkan produksi.
Nvidia mengatakan bahwa teknologinya termasuk keripik memproses informasi dari sensor secara real time akan membantu Foxconn mengatasi beberapa tantangan ini.
Perusahaan juga melihat peluang pasar sebesar US$300 miliar (sekitar Rp4 ribu triliun) di sektor otomotif dan melaporkan pendapatan sebesar US$251 juta (sekitar Rp3,9 triliun) pada kuartal ketiga segmen tersebut.
Produsen keripik katanya, kerjasama tersebut akan memungkinkan mereka untuk meningkatkan upaya dalam memenuhi permintaan akan keripik dibangun untuk kendaraan yang terhubung dan otonom.
Di sisi lain, Foxconn yang berbasis di Taiwan membuat kendaraan listrik untuk Lordstown Motors Corp dan memiliki kontrak untuk membangun model mobil kedua Fisker Inc, PEAR.
Pada bulan Oktober, perusahaan mengatakan berharap pada akhirnya membangun mobil untuk Tesla.
Baca juga: Pabrik Foxconn di China hampir beroperasi penuh
Baca juga: Taiwan akan mendenda Foxconn karena berinvestasi di China
Baca juga: Ribuan pekerja kembali ke pabrik iPhone di China
Penerjemah: Suci Nurhaliza
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

