Gubernur Sumut mendukung penerapan sistem pemilu terbuka

“Dari awal reformasi sudah dilakukan secara terbuka, terbuka ini yang terbaik untuk Indonesia,”

Medan (Partaipandai.id) – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mendukung sistem pemilu dengan proporsionalitas terbuka pada pemilu 2024 karena dinilai sangat baik bagi Indonesia.

“Dari awal reformasi sudah dilakukan secara terbuka, terbuka ini yang terbaik untuk Indonesia,” kata Edy Rahmayadi, di Medan, Jumat.

Edy menjelaskan, dampak negatif dari sistem proporsional tertutup adalah kewenangan berada di tangan partai politik. Namun berbeda dengan sistem proporsional terbuka, rakyatlah yang menentukan siapa yang menjadi pemimpin.

“Kalau tertutup berarti partai punya kewenangan penuh, semuanya ditentukan partai, caleg dan sebagainya. Kalau terbuka, rakyat yang dipilih rakyat, one man one vote. ,” kata Edi.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan ini menilai sistem pemilu proporsional terbuka masih perlu diterapkan di Indonesia

“Mana yang paling bagus, saya lihat Indonesia masih butuh yang terbuka. Jadi yang tertutup ini belum cocok untuknya, mungkin suatu saat nanti perlu,” kata Edy.

Sebelumnya, ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Perubahan Sumut mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) segera memutuskan penerapan sistem pemilu proporsional terbuka.

Hal itu disampaikan puluhan pengunjuk rasa saat unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut dan Kantor DPRD Sumut, Rabu (31/5).

“Kami di sini juga mendesak MK atau pengambil kebijakan di pusat untuk segera menentukan sikapnya, apakah ini pemilu terbuka atau tertutup. Kalau tertutup apa salahnya tertutup, karena jelas demokrasi kita akan mundur kalau tertutup, kata koordinator aksi Roni Alhadi.

Reporter: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Agus Setiawan
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *