
Situbondo (Partaipandai.id) – Kapolres Situbondo Jawa Timur AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto tiba-tiba melakukan pemeriksaan urine ratusan anggotanya sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba).
“Tes urine mendadak jajaran Polres dan Polsek merupakan upaya deteksi dini antisipasi penyalahgunaan narkoba, sekaligus sebagai bagian dari menjaga ketertiban dan kedisiplinan anggota Polri,” kata AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto di Situbondo, Jawa Timur, Rabu.
Sebanyak 230 personel melakukan tes urine mendadak di gedung tersebut dalam Polres Situbondo usai pemanggilan dan dihadiri oleh Perwira Utama Polri, Kapolres, seluruh Perwira dan seluruh anggota Polres Situbondo baik Polri maupun ASN.
Kapolres AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengatakan, tes urine personel dilakukan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan atau pengumuman.
Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polres Situbondo.
Kapolres menegaskan kepada seluruh anggotanya untuk tidak bermain-main dengan narkoba. Jika ada penyalahgunaan narkoba oleh anggota, akan diambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jika ditemukan anggota yang berani mencoba narkoba, sanksinya adalah pemecatan atau pemecatan tidak dengan hormat (PTDH). Ini juga menjadi perhatian pimpinan Polri,” ujarnya.
Dari pantauan, pemeriksaan urine yang dilakukan oleh Bagian Kesehatan Polres Situbondo bekerjasama dengan Tim Deteksi Dini RS Bhayangkara Bondowoso, dari 230 personel yang diperiksa urinenya hasilnya negatif narkoba.
Baca juga: Seluruh Polres Sidoarjo menjalani tes urine usai penangkapan Kapolsek Sukodono
Baca juga: Anggota Polres Toraja Utara menjalani tes urine
Reporter: Novi Husdinariyanto
Editor: Guido Merung
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

