Kemenkominfo: HUB.ID Summit adalah forum untuk menghubungkan startup dan modal ventura

Badung (Partaipandai.id) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Indonesia mengatakan HUB.ID Summit yang digelar selama 2 hari di Nusa Dua, Badung, Bali, merupakan forum untuk menghubungkan 80 memulai dipilih dengan perusahaan modal ventura dan sejumlah mitra bisnis terkenal.

Dari rangkaian diskusi panel dan pertemuan bisnis yang digelar di HUB.ID Summit, Kementerian Komunikasi dan Informatika berharap 80 perusahaan start-up teknologi (memulai) yang terpilih untuk berpartisipasi dapat menjajaki peluang kerjasama terutama dalam hal pendanaan.

“Kami percaya memulai (di Indonesia) memiliki kemampuan dan potensi untuk menjadi raksasa teknologi (perusahaan teknologi besar). Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menggelar HUB.ID Summit sebagai hub to connect memulai entry level, modal ventura, dan mitra bisnis, untuk menjajaki peluang kolaborasi dan investasi,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan saat memberikan sambutan virtual pada pembukaan. HUB.ID Summit di BICC Nusa Dua, Bali, Senin.

Baca juga: Kominfo minta Opsel & Dukcapil selidiki dugaan kebocoran data kartu SIM

Dia mengatakan bahwa partainya telah mengkurasi 80 memulai untuk pertemuan bisnis. Puluhan memulai Ini beroperasi di berbagai bidang, termasuk teknologi dan kesehatan, layanan publik, perdagangan elektronikdan web 3.0.

Startup yang terpilih antara lain Chickin, Dagangan, DOTX, Duitin, Eratani, Fishlog, Gajiku, Gorrywell, Hipajak, Jejakin, Smart Clinic, Legalku, Garbage Mall, NOBI, Soul Parking, Teman Pasar, Verihubs, dan ZI.Care.

Sementara itu, perusahaan modal ventura dan mitra bisnis yang berpartisipasi dalam HUB.ID Summit pada 5-6 September 2022, antara lain East Ventures, DG Ventures, AC Ventures, BEENEXT, Finch Capital, Cyber ​​Agent Capital, J Trust Bank, Telkom, Midtrans , OCBC NISP Ventura, Sinarmas Land, Appworks, Investible, Jabar Digital Service, Jakarta Smart City, Bio Farma, dan Mandiri Capital.

Semuel percaya bahwa kolaborasi dan investasi yang baik dapat membuat ekosistem memulai di Indonesia agar lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kami optimis startup di Indonesia akan semakin matang dan siap diajak berkolaborasi dan berinvestasi dalam kerjasama,” kata Semuel.

Baca juga: Kearifan lokal menjadi kekuatan startup Indonesia untuk menarik investor

Baca juga: Kemenkominfo membuka HUB.ID Summit untuk menampung “startup” untuk mendapatkan pendanaan

Baca juga: Kementerian Komunikasi dan Informatika menyoroti kasus dugaan pidana kebocoran data kartu SIM

Reporter: Genta Tenri Mawangi
Editor: Maria Rosario Dwi Putri
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *