Ketua DPR berharap Laksamana Yudo mengejar target pemenuhan MEF

Jakarta (Partaipandai.id) – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap calon Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengejar target pemenuhan minimum basic force (MEF) yang sudah memasuki tahap III periode 2019-2024. dan ditargetkan mencapai 70 persen pada akhir tahun 2024.

“Kami berharap TNI di bawah pimpinan Laksamana Yudo didukung komitmen bersama pemerintah dan DPR dapat mencapai target MEF dalam Renstra Tahap III sehingga postur pertahanan militer dapat optimal,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Puan berharap Yudo dapat melanjutkan program strategis yang telah dibuat oleh Panglima TNI sebelumnya, antara lain dengan memenuhi MEF yang merupakan standar kekuatan dasar dan minimal TNI.

Baca juga: Wapres: Pengalaman Yudo Margono telah mempersiapkannya sebagai Panglima TNI

Menurutnya, pemenuhan MEF merupakan keharusan mutlak sebagai prasyarat bagi terselenggaranya efektivitas tugas pokok dan fungsi TNI dalam menghadapi ancaman nyata.

“DPR akan terus berupaya memberikan dukungan bagi terwujudnya MEF sesuai kewenangannya. Dalam menjaga kedaulatan negara, postur kekuatan TNI sangat penting,” ujarnya.

Ia mengatakan, meski realisasi MEF menyesuaikan keuangan negara, DPR tetap berupaya memberikan dukungan anggaran yang maksimal untuk pemenuhan MEF demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Puan juga meminta agar saat resmi menjabat sebagai Panglima TNI, Puan meminta agar dapat menjaga soliditas TNI dan menjamin netralitas kelembagaan serta tidak terlibat dalam politik praktis.

“Apalagi sekarang Indonesia sudah memasuki tahun politik. Prajurit TNI harus bisa menjaga netralitas,” ujarnya.

Ia menyatakan DPR mendukung visi misi Laksamana Yudo dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) TNI.

Puan mengatakan, DPR siap mengawal peningkatan kesiapan operasional satuan-satuan TNI, penguatan operasi gabungan antar satuan TNI, dan pemantapan pelaksanaan reformasi di bidang birokrasi dan budaya organisasi di lingkungan TNI.

“Agar prajurit TNI dapat menjadi Pahlawan Negara Republik Indonesia yang profesional, modern dan tangguh,” ujarnya.

Di sisi lain, Puan mengingatkan TNI untuk terus menjaga sinergi dengan Polri dalam rangka memperkuat pertahanan dan keamanan negara.

Menurutnya, prestasi Laksamana Yudo dalam memimpin TNI sangat dinantikan oleh masyarakat dalam rangka menegakkan kedaulatan negara dan menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia sejak tahun 2010 telah menerapkan kebijakan MEF untuk mencapai Kekuatan Dasar Minimum dalam tiga tahapan atau rencana strategis (strategic plan). Saat ini, MEF telah memasuki fase III periode 2019-2024 yang ditargetkan mencapai 70 persen pada akhir 2024.

Baca juga: Yudo menegaskan, hak prerogatif Presiden Jokowi adalah menentukan calon Kasal
Baca juga: Kasal berharap prajurit Koarmada semakin profesional
Baca juga: Komisi I meminta Laksamana Yudo berkomitmen menyelesaikan kasus pidana yang melibatkan oknum TNI

Reporter: Imam Budilaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *