Menikmati perpaduan dimensi spiritualitas dan religiusitas melalui makna #2

Jakarta (Partaipandai.id) – Pameran seni rupa kontemporer artina mengawali edisi keduanya dengan tema matrajiva yang berfokus pada berbagai ekspresi seni yang mewakili berbagai dimensi spiritualitas dan religiositas dalam kehidupan masyarakat nusantara.

“Tema matrajiva diilhami oleh keragaman budaya nusantara yang sarat dengan nilai-nilai spiritual. Tak hanya itu, kita melihat bahwa seni saat ini merupakan manifestasi dari keyakinan terhadap sesuatu yang lebih besar dari manusia, sekaligus wujud tanggung jawab sosial seniman terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Artina Initiator dan Artistic Director, Heri Pemad, saat pembukaan pameran di Sarinah, Jakarta, Jumat.

Baca juga: Pameran mahadata internasional China akan diadakan pada akhir Mei

Heri menjelaskan, proses kurasi pameran yang melibatkan dua puluh dua seniman lintas disiplin individu dan kolektif mempertimbangkan berbagai aspek untuk menampilkan spiritualitas dan religiositas yang terintegrasi dengan nilai-nilai moral dalam budaya dan seni di Indonesia.

Sementara itu, kurator Agung Hujatnika mengatakan, pada Pameran Artina edisi kedua ini, pihaknya mencoba menghadirkan ekspresi spiritualitas nusantara yang luas dan multidimensi.

 

Sejumlah pengunjung melihat instalasi mixed media karya Asmara Wreksono bertajuk “Nona Nona” di pameran Artina-Sarinah #2, Jumat (3/3). (Ahmad Faishal)

“Ekspansi spiritualitas terbaru ini merepresentasikan persinggungan dan persinggungan antara agama, sains, humanisme, filsafat, mazhab, kepercayaan, teknologi dan kesenian tradisional nusantara, dan lain-lain,” kata Agung.

Sementara itu, selaku penyelenggara, Direktur Utama Mojisa Creative, Morine Rociana berharap pameran ini tidak hanya menjadi alternatif hiburan ibu kota, tapi juga ajang edukasi.

“Pameran ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, masyarakat dan masyarakat umum,” jelasnya.

Pameran artina•Sarinah #2: matrajiva berlangsung dari tanggal 4 Maret hingga 31 Mei 2023 pukul 10.00 WIB-22.00 WIB. Selama periode pameran, masyarakat juga dapat mengikuti sejumlah program seperti tur kuratorial, artist talk, dan workshop. Tiket masuk acara ini bisa didapatkan melalui loket.com atau dibeli langsung di lokasi pameran.

Baca juga: Dekranasda Kediri memamerkan kerajinan kayu di Inacraft 2023

Baca juga: Museum MACAN menghadirkan “The Soul Trembles” dalam enam warna

Baca juga: Ini adalah rekomendasi instalasi yang menarik jika Anda berkunjung ke Art Jakarta Gardens

Reporter: Ahmad Faishal Adnan
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *