
“Sniper saya tempatkan di titik-titik rawan di jalur mudik. Di mana titik-titik itu rahasia, tidak mungkin diketahui di mana lokasinya (sniper),”
Bandarlampung (Partaipandai.id) – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menerjunkan tim penembak jitu di titik-titik rawan jalur mudik sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik, baik yang hendak menuju Jawa dari Sumatera maupun sebaliknya.
“Penembak jitu saya tempatkan di titik-titik rawan jalur mudik. Titik-titik itu dirahasiakan, tidak mungkin diketahui di mana (penembak jitu) itu,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, di Bandarlampung, Minggu.
Dia menegaskan, dalam memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 1444 Hijriah, seluruh sumber daya Polda Lampung akan dioptimalkan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam rangka libur mudik tahun ini.
“Semoga pelayanan pengamanan yang kami berikan kepada masyarakat dalam rangka mudik bisa terus berjalan, tidak hanya jelang lebaran saja,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, selain menempatkan penembak jitu, Polda Lampung juga menyiagakan tim Tekab 308 yang fokus mengungkap, menangkap, dan mencegah kejahatan.
“Jangan ragu untuk mengambil tindakan tegas, terukur secara profesional, apalagi jika itu tindakan yang jelas-jelas membahayakan harta benda, harta benda, dan nyawa. Jangan ragu,” katanya.
Helmy mengatakan, Polri dalam melakukan Operasi Ketupat Krakatau selain memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mudik, juga memberikan rasa aman dari aspek kriminalitas.
Artinya, rute yang dilalui pemudik harus aman dari tindak kriminalitas, kantong parkir, dan kemacetan lalu lintas tempat istirahat harus aman dari kejahatan, jalur perlintasan yang dilalui pun sama. Jadi pemudik dari Jawa ke Lampung harus merasa aman dan sebaliknya,” ujarnya.
Reporter: Dian Hadiyatna
Editor: Agus Setiawan
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

