
memuat…
Wakil Ketua PKB Jazilul Fawaid Jazilul Fawaid meminta maaf atas pernyataannya terkait perolehan kursi DPR dari Partai Ijo yang dinilai meremehkan PPP. Foto/dokumen. SINDOnews
PKB, kata Jazilul, menargetkan 100 kursi DPR pada Pemilu 2024. “Dulu PKB hanya memiliki 28 kursi. Kalau melihat partai lain, minder kalau pergi satu orang,” ujar Jazilul Fawaid kepada awak media di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa (21/2). /2023).
Pernyataan ini memicu reaksi keras dari PPP. Jazilul pun meminta maaf atas pernyataan tersebut. Ia mengaku tidak bermaksud meremehkan, hanya memberikan motivasi kepada kader untuk mencapai target kursi DPR pada Pemilu 2024.
“Saya sama sekali tidak bermaksud menyinggung atau meremehkan PPP. Saya hanya memberikan motivasi kepada caleg untuk bekerja keras meraih 100 kursi di DPR,” kata Jazilul saat dikonfirmasi Kamis (23/2/2023).
Baca juga: PPP Meradang Diremehkan Jazilul Fawaid PKB: Apa hubungannya dengan perbandingan?
“Jika pernyataan saya menyinggung PPP, tentu saya akan meminta maaf dan mengoreksinya,” pungkas Jazilul Fawaid.
Sebelumnya, diketahui gara-gara vonis Jazilul yang “disemprot” juru bicara PPP Achmad Baidowi. “Kepada teman saya Jazilul Fawaid, Wakil Ketua PKB, apa urusannya membandingkan sesama partai hijau. Ketika kursi PKB jatuh di Pemilu 2009 dengan 28 kursi, PPP tidak pernah mempermasalahkan atau meremehkannya,” ujar Awiek, sapaan akrabnya.
Sekretaris Fraksi PPP DPR RI itu mengatakan, PPP memahami situasi politik 2009, saat PKB sedang terpuruk. Karena itulah PPP bersimpati secara politik dengan tidak meremehkan PKB yang juga merupakan partai yang lahir dari NU seperti PPP.
“Karena kami memahami situasi politik saat itu. Kami bersimpati secara politik dengan tidak meremehkan adik-adik kami yang sama-sama lahir dari NU. Kedudukan di DPR setara, kami berdua satu fraksi dan memiliki hak yang sama,” jelas Ketua DPP PPP tersebut.
Ia menambahkan, saat ini posisi PPP dan PKB di DPR sama, karena keduanya satu fraksi dan memiliki hak yang sama.
“Bahkan pimpinan MPR juga punya wakil ketua MPR yang sama yaitu Pak Arsul Sani yang kamarnya bersebelahan dengan Pak Jazilul Fawaid,” pungkas Awiek.
(muh)

