Memuat…
Tercatat 7 orang yang pernah menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah merupakan prajurit dan mantan prajurit TNI. Foto/khusus
Menjelang akhir Orde Lama hingga masa peralihan Era Reformasi, gubernur Jawa Tengah dipegang oleh seorang gubernur yang berlatar belakang militer. Berikut daftarnya.
1. Brigjen (Tituler) KKO-AL Mochtar

Foto/wikipedia
Mochtar yang lahir di Salatiga, 24 Juni 1909, menjabat Gubernur Jawa Tengah pada 1960 menggantikan Hadisubeno Sosrowerdojo, politisi dari Partai Nasional Indonesia (PNI).
Sebelum menjabat gubernur, Mochtar sempat mencicipi sejumlah jabatan di Klaten, Pekalongan, Pemalang, dan Magelang. Di akhir kekuasaan Sukarno, Mochtar disingkirkan. Dia mengakhiri jabatan gubernurnya pada 5 Mei 1966.
Maochtar dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Pada perayaan Dies Natalis ke-64 UNDIP tahun 2021, Mochtar dijadikan nama jalan protokol di kawasan kampus Tembalang, Semarang.
2. Mayjen (Purn) HM Moenadi

Foto/antara
Moenadi adalah orang kepercayaan Soeharto. Ia menggantikan Mochtar yang dianggap Sukarnois. Moenadi menjabat Gubernur Jawa Tengah sejak 5 Mei 1966 hingga 28 Desember 1974. Lahir di Tuban pada 26 Desember 1923, Moenadi meninggal di Solo pada 12 Januari 2013. Namanya diabadikan sebagai nama jalan di Ungaran, Semarang, dan Pati.
3. Letnan Jenderal TNI (Purn) Soepardjo Rustam

Foto/wikipedia
Soeparjo Rustam lahir di Banyumas pada 12 Agustus 1926. Ia merupakan Gubernur Jawa Tengah yang menjabat sejak 28 Desember 1974 hingga 5 Juni 1983. Salah satu ikon yang dibangunnya adalah Museum Kereta Api di Ambarawa. Soeparjo Rustam meninggal pada tanggal 11 April 1993 dan dimakamkan di TMP Kalibata.

