Kemkominfo menggandeng perguruan tinggi untuk mewujudkan masyarakat yang kompeten secara digital

Jakarta (Partaipandai.id) – Kementerian Komunikasi dan Informatika menggandeng perguruan tinggi untuk bersinergi dalam mewujudkan masyarakat yang semakin berkompeten digital melalui program literasi digital.

“Perguruan tinggi ada 12, tapi sebenarnya sudah banyak 50 perguruan tinggi yang telah bekerjasama dengan kami untuk melakukan apa yang disebut literasi digital,” ujar Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan dalam Jakarta, Kamis.

Semuel mengatakan, saat ini indeks literasi digital nasional berada di angka 3,54 dari skala lima. Artinya indeks literasi digital nasional masih dalam kategori sedang.

Baca juga: Kolaborasi antar sektor menjadi kunci pengembangan talenta digital

Diperlukan langkah-langkah untuk meningkatkan indeks literasi digital nasional agar bisa lebih baik di masa mendatang. Semuel mengatakan, pihaknya menargetkan indeks literasi digital nasional mencapai angka 4 pada akhir pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menggandeng perguruan tinggi untuk berkolaborasi dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.

Semuel menilai, perguruan tinggi merupakan tempat pengembangan ilmu pengetahuan. Ia berharap melalui kerjasama ini, mahasiswa dapat memberikan contoh sekaligus mengajarkan kepada masyarakat tentang pilar-pilar literasi digital, seperti etika digital, keamanan digital, budaya digital, dan kapabilitas digital.

“Dan nanti di perguruan tinggi kita juga akan melakukan penelitian bagaimana meningkatkan metodologi yang tepat untuk masyarakat. Untuk yang rentan pada usia ini bagaimana bagusnya di modul, bagaimana untuk anak-anak. Nah itu yang kita harapkan. dengan kerjasama ini kita bisa mengakselerasi perkembangan literasi digital,” ujar Semuel.

Lebih lanjut Semuel mengatakan, upaya peningkatan literasi digital di masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan diperlukan, termasuk perguruan tinggi untuk menghasilkan konsep literasi digital yang tepat bagi masyarakat.

“Untuk itu kita butuh mitra. Jadi ini mitra kita untuk melakukan apa yang disebut literasi digital di Indonesia untuk meningkatkan kualitas agar masyarakat kita menjadi aktor dalam proses transformasi ini,” kata Semuel.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan sejumlah rektor universitas untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

Di antaranya rektor Universitas 11 Maret Surakarta, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, Universitas Esa Unggul, Institut Seni Indonesia Surakarta, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas PLN, Universitas Gajah Mada, Universitas Tidar, dan Muhammadiyah Aceh. Universitas.

Baca juga: Bulan Literasi Crypto mempercepat perkembangan ekonomi digital Indonesia

Baca juga: Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melampaui target program DTS pada tahun 2022

Baca juga: Telkomsel mengajak anak muda untuk menciptakan ruang digital yang sehat melalui Internet BAIK

Reporter: Fathur Rochman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *