Anies Baswedan menanggapi hasil survei itu dengan santai

Malang, Jawa Timur (Partaipandai.id) – Calon presiden yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan menanggapi santai hasil survei Litbang Kompas yang menempatkannya di urutan terbawah dibandingkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Dalam kunjungan ke Desa Jeru, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu, Anies mengatakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 hanya akan dilaksanakan delapan bulan lagi, sehingga hasil survei yang ada masih fluktuatif.

“Masih panjang jalan, masih ada delapan bulan lagi. Banyak hal yang akan terjadi. Kalau teman-teman pantau, selalu survey berbulan-bulan sebelum pelaksanaan, masih fluktuatif,” kata Anies.

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, elektabilitas Prabowo Subianto di urutan pertama dengan 24,5 persen, Ganjar Pranowo di urutan kedua dengan 22,8 persen, dan terakhir Anies Baswedan dengan 13,6 persen.

Anies menjelaskan, survei akan menjadi bahan penting dalam menentukan rencana dan strategi ke depan. Namun, dia belum bisa menjelaskan secara detail strategi apa yang akan diterapkan.

Ia mengamati pelaksanaan survei dari berbagai lembaga cukup sering dilakukan. Hal ini menjadi bukti bahwa ada kekhawatiran yang tinggi terhadap elektabilitas calon presiden yang akan bertarung.

Baca juga: Din Syamsuddin: Orang pintar melihat Anies sosok yang tepat untuk Indonesia

“Untuk pemilu bulan depan, intensitas survei tinggi itu biasa. Tapi sekarang, delapan bulan dari pemilu, surveinya luar biasa. Sepertinya hampir setiap satu atau dua minggu ada survei. Jadi itu menggambarkan bahwa ada perhatian yang tinggi dan dinamikanya masih sangat fluktuatif,” ujarnya.

Meski dalam survei ia menempati urutan terakhir, ia yakin Pemilu 2024 akan mendapatkan hasil yang optimal. Sebab, ia selalu menampung aspirasi perubahan yang terus didengungkan.

“Dari segi optimisme, optimisme itu tinggi. Padahal kita sangat optimis. Karena kita merasakan cita-cita, keinginan, perubahan, dan keadilan, itu beresonansi. Tentu kita harus berusaha, kita tidak bisa optimis begitu saja,” ujarnya. dikatakan.

Baca juga: Anies Baswedan mengunjungi Pesantren Darul Muttaqin Malang

Dalam kesempatan itu, Anies Baswedan mengunjungi Pesantren Darul Muttaqin di Jalan Pendowo, Desa Jeru, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Anies melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Anies Baswedan merupakan calon presiden yang diusung oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Sementara calon presiden lainnya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI).

Sesuai jadwal, pendaftaran calon presiden dan wakil presiden akan berlangsung pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi syarat memperoleh kursi sekurang-kurangnya 20 persen dari jumlah kursi DPR atau 25 kursi. persen suara sah secara nasional pada Pemilihan Anggota DPR RI Tahun 2019.

Saat ini terdapat 575 kursi di DPR sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus mendapat dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Pasangan calon juga dapat diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan jumlah suara sah minimal 34.992.703 suara.

Reporter: Vicki Febrianto
Editor: Herry Soebanto
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *