
Pekalongan (Partaipandai.id) – Mobil yang ditumpangi Achmad Hermanto Dardak (65), ayah dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, mengalami kecelakaan di KM 341+400 B Tol Batang-Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu lalu. subuh, mengakibatkan kematian korban. .
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang, AKP Dhayita Daneswari mengatakan, jenazah Achmad Hermanto Dardak sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Aro Kota Pekalongan setelah mengalami kecelakaan dan kemudian dibawa ke rumah duka di Jakarta.
“Setelah kejadian, korban luka dan meninggal dunia dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Aro Pekalongan kemudian dibawa oleh keluarga ke rumah duka di Jakarta,” katanya di Batang.
Kecelakaan melibatkan mobil Toyota Innova bernomor polisi B 2739 UFZ yang ditumpangi Achmad Hermanto Dardak bersama sopirnya Angga Saputra (30) menabrak bagian belakang truk nomor K 1909 BH yang dikendarai Siswoyo (31), warga Kabupaten Pati. Mobil masuk dari pintu tol Kalikangkung dengan tujuan Jakarta.
Saat di jalan raya, mobil melaju di jalur 2 dengan kecepatan 100 kilometer per jam.
Sesampainya di lokasi kejadian yang berada di Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, pengemudi Innova diduga tertidur sehingga mobil yang dikendarainya menabrak bagian belakang Truk Hino Nopol K-1909-BH yang bepergian ke arah yang sama.
Akibat kejadian tersebut, mobil Toyota Innova terpelintir menghadap ke selatan dan mengalami kerusakan berat pada bagian depan dan samping kiri, sedangkan truk Hino mengalami kerusakan ringan pada bagian belakang.
“Saat ini kasus kecelakaan masih kami selidiki. Korban meninggal dunia sudah dibawa ke Jakarta,” kata Dhayita Daneswari.
Kerabat korban, Bambang Guritno mengungkapkan, korban tewas Achmad Hermanto Dardak berangkat dari Jakarta bersama sopirnya untuk menghadiri peluncuran biografi Suharsoyo di Semarang pada Jumat (18/8) dan acara berakhir pada pukul 23.00 WIB.
Usai kejadian, korban meminta sopir langsung pulang ke Jakarta, sedangkan kerabatnya memilih tinggal di Semarang.
Sayangnya, sekitar pukul 03.25 WIB, kendaraan yang ditumpangi korban mengalami kecelakaan. Kerabat korban yang berencana pulang ke Jawa Timur menerima informasi tersebut dan langsung menuju Kota Pekalongan.
“Setelah meninggalkan Semarang, Pak Achmad Hermanto langsung ke Jakarta, sedangkan saya menginap. Tadinya saya mau langsung balik ke Jawa Timur, tapi begitu mendengar kabar kecelakaan, saya tidak langsung pulang dan langsung pergi ke Semarang. Pekalongan,” ujarnya.
Reporter: Kutnadi
Redaktur: Didik Kusbiantoro
Redaksi Pandai 2022

