
memuat…
Efek penambangan litium akan menyebabkan pemanasan global meningkat, selain masalah kekurangan air yang semakin parah. FOTO/ATLAS BARU
Mengutip dari kajian tersebut, Kamis (1/6/2023), pertambangan skala besar menyebabkan kerugian sosial dan lingkungan, antara lain meningkatnya intensitas kekeringan dan berkurangnya keanekaragaman hayati.
Di AS, 79 persen deposit litium terletak dalam jarak 35 mil dari pemukiman penduduk asli Amerika dan operasi penambangan seringkali dimulai tanpa persetujuan penduduk asli di daerah tersebut.
Selain AS, negara-negara Amerika Selatan seperti Chili dan Argentina juga menghadapi situasi serupa, sehingga mempengaruhi pembangunan lingkungan dan sosial.
Menurutnya, efek dari penambangan litium dapat dilihat saat ini dimana pemanasan global semakin meningkat, selain itu bumi sedang mengalami masalah kekurangan air.
Di Eropa, Inggris atau Perancis bersiap menghadapi isu kekeringan, padahal secara historis, negara-negara tersebut di atas belum pernah mengalami situasi seperti itu sebelumnya.
Baru-baru ini, sebuah proyek penambangan litium di AS diklaim memiliki konsumsi air tahunan yang setara dengan 15.000 rumah. Jadi, jelas bahwa penambangan litium justru memperparah isu pemanasan global.
Solusi utama yang ditawarkan oleh penelitian ini adalah industri transportasi perlu mengurangi permintaan atau penggunaan lithium selain itu, mengurangi ukuran kendaraan listrik atau baterai yang digunakan.
(wbs)

