
memastikan bahwa semua komunitas dan negara mendapat manfaat
Nusa Dua, Bali (Partaipandai.id) – Delegasi Kanada Iyad Dakka mendorong kesepakatan bersama dalam sidang keempat Kelompok Kerja Ekonomi Digital (DEWG) G20 yang digelar pada dua hari terakhir, 29-30 Agustus 2022, di Nusa Dua, Bali. Dua, Bali.
Dakka menilai banyak progres yang baik terkait pembahasan isu prioritas penyusunan dokumen “Paket Bali” selama sidang dua hari terakhir. Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, para delegasi terus melakukan negosiasi untuk mencapai kesepakatan.
“Menurut saya tidak mudah untuk mencapai kesepakatan bersama, tapi kami melakukan segala yang kami bisa, dari Kanada untuk mendorong kesepakatan,” kata Dakka saat ditemui awak media di Mulia Resort, Nusa Dua, Bali, Selasa.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya karena Indonesia telah menjadi tuan rumah Kepresidenan G20. Menurutnya, acara tersebut berjalan dengan baik. Ia juga mengapresiasi keramahan Indonesia yang diberikan kepada para delegasi.
Menurut Dakka, isu data pribadi merupakan isu yang gencar dibahas dalam DEWG G20, yang menjadi bagian dari salah satu isu prioritas, yakni aliran data lintas negara.
Sedangkan permasalahan lain seperti transformasi digital, ia menilai tingkat transformasi digital yang dihadapi setiap negara merupakan tantangan, mengingat masyarakat di setiap negara memiliki tingkat kemampuan yang berbeda dalam menggunakan digital.
Oleh karena itu, Dakka memandang kesetaraan dalam transformasi digital di negara-negara anggota G20 sebagai salah satu tujuan terbesar yang diharapkan dapat dicapai melalui forum DEWG.
“Menurut saya, salah satu tujuan besar yang akan kita capai di sini (di DEWG), adalah bagaimana kita dapat bekerja sama secara kolektif di G20 ini untuk memastikan bahwa semua komunitas dan negara mendapat manfaat (dari transformasi digital),” kata Dakka, yang melayani sebagai Direktur Urusan Internasional dan Kebijakan Perdagangan di Inovasi, Sains dan Pengembangan Ekonomi Kanada.
Sesi keempat DEWG G20 dimulai pada Senin (29/8) dan berakhir pada Selasa. Pada pertemuan ini, para delegasi melanjutkan pembahasan draft deklarasi menteri digital G20 yang disebut “The Bali Package”.
Setelah itu, draft deklarasi akan dibahas kembali untuk difinalisasi oleh para menteri sektor digital G20 pada Digital Economy Ministers Meeting (DEMM) pada 1 September 2022.
Selain Kanada, delegasi yang hadir secara fisik antara lain Australia, Brasil, India, China, Uni Eropa, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Tukiye, Inggris. , dan Amerika Serikat. . Sementara itu, delegasi dari Argentina hadir secara virtual.
Baca juga: DEWG ke-4 adalah ajang pamer inovasi digital & UMKM
Baca juga: Delegasi DEWG G20 mencoba robot Alexa
Baca juga: Delegasi India mengapresiasi acara DEWG G20 keempat
Reporter: Rizka Khaerunnisa
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Redaksi Pandai 2022

