
Jakarta (Partaipandai.id) – Musisi Dewa Budjana berkolaborasi dengan Astrid membawakan lagu religi berjudul “Lillahi Ta’ala” yang diluncurkan bertepatan dengan momentum menyambut bulan Ramadhan tahun ini.
Sebelumnya, lagu ini sudah tersedia di platform musik digital sejak Jumat (24/2). Pada Selasa, versi video musik dirilis dan bisa disaksikan di kanal YouTube Dewa Budjana.
Baca juga: Hampir 30 tahun berlalu, GIGI tidak ingat berapa ratus lagu yang telah diciptakan
Menurut Budjana, lagu tersebut sebenarnya dibuat tahun lalu, namun baru kali ini ia mendapat kesempatan untuk merilisnya secara resmi.
“Perjalanan lagu ini terpendam selama setahun, akhirnya baru bulan lalupercampuran. Mungkin pertandingan baru tahun ini dan bulan ini dirilis sebelum Ramadhan. Ya mudah-mudahan kita bisa gabung di bulan Ramadhan ini nanti,” kata Budjana kepada media saat peluncuran lagu tersebut di Jakarta, Selasa.
Tidak ada alasan khusus mengapa dalam proyek ini Budjana menggandeng Astrid sebagai kolaborator. Namun sang gitaris tertarik dengan karakter suara Astrid yang khas dan cocok untuk lagu “Lillahi Ta’ala”.
“Lagu-lagu Astrid yang lain saya kurang tahu. Yang selalu saya dengar temponya medium up. Jadi pas lagu ini kayaknya cocok gitu aja. Saya juga pernah lihat di beberapa siaran ya, nih kayaknya Beruntung bisa (diajak berkolaborasi), kata Budjana.
Baca juga: GIGI merayakan 29 tahun berkarya melalui konser
Sementara bagi Astrid, lagu “Lillahi Ta’ala” menandai proyek pertamanya bekerja sama dengan Budjana. Sebelum lagu ini, Astrid pernah membawakan lagu religi, tapi pengalamannya cukup lama.
“Dulu saya juga nyanyi lagu religi, berkolaborasi juga. Tapi itu sudah lama banget tahun 2011. Dan aransemennya waktu itu lebih banyak. pita. Sekarang kan akustiknya lebih melankolis,” kata Astrid.
Menurut Astrid, proses pembuatan hingga rekaman lagu “Lillahi Ta’ala” bisa dibilang cukup cepat, bahkan tidak sampai. bengkel Pertama.
Lirik lagu “Lillahi Ta’ala” digubah oleh Lemmy Ibrahim yang juga produser eksekutif Lemmon Musik. Lagu ini sendiri memiliki makna tentang sikap dan rasa pasrah sebagai manusia kepada sang pencipta.
“Ini karya yang sangat bagus. Patut untuk disimak, apalagi yang religi. Dan momennya pas menjelang puasa. Temanya bagus untuk direnungkan karena saya sendiri juga pernah dengerin kayak, astaga ya,” ujar Astrid.
“Ya, mungkin bisa membuat orang menyambut Ramadhan ini dengan mendengarkan lagu ini agar lebih pasrah, ikhlas, Lillahi Ta’ala,” pungkas pelantun tersebut.
Baca juga: Merilis lagu debut pertamanya, Levi mengaku ingin total di dunia tarik suara
Baca juga: Dewa Budjana mengungkapkan rencana Gigi merilis karya baru tahun ini
Baca juga: Dewa Budjana melelang gitar lukis di Art District X Sarinah, sesi dua
Reporter: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ida Nurcahyani
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

