
Memuat…
Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM mengingatkan bahaya penggunaan obat kumur secara berlebihan. Foto/Ist
Menurutnya, penggunaan obat kumur sebaiknya digunakan sesuai kebutuhan dan tidak terlalu banyak atau rutin. Jika terlalu banyak, dampaknya bisa mengganggu flora mulut.
Baca juga: Menuju World Class University, UIN Malang Libatkan 72 Dosen Sertifikasi Internasional
“Boleh digunakan seperlunya saja karena akan mengganggu flora rongga mulut,” ujar drg. Yulita dalam webinar ‘Pengabdian Masyarakat’ yang diunggah ke kanal YouTube FKG UGM, seperti dikutip Minggu (9/10/2022).
rekan drg. Yulita, drg. Andina Widyastuti, Sp.KG(K), menjelaskan flora mulut merupakan kumpulan bakteri baik yang ada di dalam mulut. Penggunaan obat kumur yang berlebihan dikhawatirkan dapat mengganggu bakteri baik tersebut.
Terganggunya bakteri baik inilah yang kemudian disinyalir bisa memicu munculnya jamur di mulut.
Baca juga: Sederet Sekolah Negeri di Nusa Tenggara Barat, PNS Lulus Otomatis
“Bisa jadi bakteri baik dikalahkan (oleh bahan kimia yang dibawa oleh obat kumur) dan kemudian jamur berkembang di mulut kita. Tentu kita tidak menginginkan itu. Jadi saran kami pakai cukup (hanya) satu produk (obat kumur) atau sesuai aturan yang sudah tertulis di label produk,” jelas drg. Andina dalam webinar yang sama.
Dokter gigi dan dosen FKG UGM lainnya, Dr. drg. Raphael Tri Endra Untara, M.Kes., Sp.KG(K)., menambahkan masyarakat yang menggunakan tambalan gigi sebaiknya juga tidak menggunakan obat kumur secara rutin.
Dokter Gigi Endra menjelaskan bahwa bahan yang paling populer digunakan untuk tambalan gigi saat ini, yaitu resin komposit, rentan terhadap degradasi karena asam. Dengan kata lain, jika obat kumur memiliki kadar asam yang terus menerus akan merusak tambalan gigi yang digunakan.
“Sekarang zamannya tambalan gigi dengan bahan resin komposit, karena (bahannya) warnanya mirip dengan gigi, sehingga menghasilkan estetika yang bagus. Namun ternyata bahan tambalan ini salah satu kekurangannya, bisa terdegradasi oleh asam,” jelas Endra.
“Jadi walaupun obat kumur itu baik digunakan, karena memberikan sensasi segar setelah digunakan, jika digunakan terus menerus dapat merusak tambalan (pada gigi),” tambahnya.
(mpw)

