
Diduga api berasal dari korsleting listrik. Warga yang panik saat melihat api membesar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya agar tidak meluas. Baca juga: Kebakaran gedung Kemenkumham, 20 tahanan asing dievakuasi
Khaerudin, warga yang rumahnya terbakar mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Sebab, saat itu ia sedang tidur di dalam rumah. “Saya tidak tahu, karena saat itu saya sedang tidur di rumah bersama anak-anak saya,” ujarnya.
Ia mengaku baru bangun tidur setelah ada warga yang meneleponnya bahwa telah terjadi kebakaran di rumahnya. “Saya baru bangun ketika warga berteriak dan langsung menyelamatkan anak-anak. Ada 2 rumah yang terbakar,” ujarnya.
Banyaknya material rumah yang mudah terbakar membuat api mudah merembet ke rumah lainnya. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran datang dengan mengerahkan puluhan mobil pemadam kebakaran. Baca juga: Kebakaran Gedung, Kemenkumham Pastikan Tidak Ada Dokumen Penting yang Terbakar
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Saat ini, penyebab kebakaran masih diselidiki oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Makassar.
(mengenakan)

