
Jakarta (Partaipandai.id) – Presiden Joko Widodo mengajak jajaran Istana Kepresidenan untuk pulang dan merayakan Idul Fitri 1444 H bersama keluarga masing-masing, sehingga Jokowi hanya meminta untuk didampingi perlengkapan yang sangat terbatas selama libur Idul Fitri.
“Presiden meminta perangkat yang terpasang sangat terbatas. Tahun ini tidak ada PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat), sehingga presiden berharap para pegawai menggunakan kesempatan tahun ini untuk berkumpul bersama keluarga atau yang ingin mudik, silakan, kata Deputi Bidang Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Jokowi dijadwalkan merayakan Idul Fitri di Kota Surakarta, Jawa Tengah, bersama istri, anak, mertua, dan cucunya. Saat ini, Jokowi sudah berada di Kota Surakarta.
Baca juga: Kapolri meminta jajaran antisipasi 40 persen pemudik untuk melewati Cikampek
Bey menjelaskan, Presiden Jokowi juga tidak didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung selama berada di Surakarta. Kedua menteri itu biasanya mendampingi presiden saat berada di luar kota.
Meski sedang cuti bersama keluarga di Surakarta, Jokowi tetap akan memantau dan menerima laporan dari para menteri terkait pelayanan mudik.
“eTIDAK. Pak Seskab dan Mensesneg juga beserta keluarga masing-masing. Selama cuti bersama, dia akan bersama keluarganya, meskipun dia akan terus memantau dan menerima laporan dari menteri, terutama tentang mudik,” kata Bey.
Tahun ini merupakan kali pertama arus mudik terjadi pasca pencabutan status PPKM. Pemerintah memperkirakan jumlah pemudik akan meningkat 45 persen menjadi 123 juta pemudik pada Lebaran 2023 dibandingkan 86 juta pemudik pada 2022.
Baca juga: KAI Commuter memprediksi pengguna KA lokal Surabaya akan meningkat saat mudik
Penceramah : Pribadi Indra Arief
Editor: Fransiska Ninditya
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

