Kementerian Pertanian mengajak pemerintah daerah mengoptimalkan media sosial untuk promosi pertanian

Peserta diharapkan mampu memaksimalkan pemberitaan dan promosi kegiatan di masing-masing unit kerja.

Jakarta (Partaipandai.id) –

Kementerian Pertanian (Kementan) via proyek dataran tinggi mengajak seluruh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial (social media) untuk mempromosikan dan memperkenalkan potensi pertanian di Indonesia.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap bapak ibu yang ada di daerah khususnya dari kecamatan, direktorat, dan humas dari dinas dapat memaksimalkan pemberitaan dan promosi,” ujar Project Manager Upland Project Farakka Sari dalam keterangan tertulisnya. di Jakarta, Senin.

Farakka menyebutkan satu kegiatan proyek dataran tinggi adalah memberikan pelatihan dan pengenalan penggunaan media sosial dan media online (on line) yang efektif dan efisien dalam mempublikasikan berita atau informasi tentang pertanian.

Peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah juga diajak untuk praktek langsung dari materi yang diajarkan.

Beberapa materi yang diajarkan meliputi pengenalan jurnalistik dan menulis pendek, menulis kreatif dan copywriting, dasar fotografi dan videografi, publikasi dan promosi konten di media sosial. Peserta diminta untuk mengaplikasikan setiap materi dalam kehidupan nyata.

Ia berharap para peserta dapat memaksimalkan pelaporan dan promosi kegiatan di masing-masing unit kerja. Ketika kembali ke pekerjaan rutin, dapat mempublikasikan dan memasarkan setiap kegiatan.

Disampaikan pula bahwa pelatihan tersebut akan dilaksanakan dalam lima sesi setiap 2 bulan sekali, dan akan terus ditingkatkan agar dapat diterapkan dalam dunia kerja.

“Akan-upgrade dari setiap pelatihan. Semoga pelatihan ini dapat bermanfaat dan menjadi bekal bagi bapak ibu di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Salah satu peserta perwakilan dari Dinas Pertanian Tasikmalaya bernama Asep Sanjaya menilai pelatihan tersebut sangat tepat.

Berdasarkan teori dan praktik, kata dia, hal itu akan menjadi langkah awal baginya untuk meningkatkan penggunaan media sosial dan media online sebagai sarana promosi dan edukasi tentang pertanian di Indonesia.

“Banyak manfaat dan ilmu baru dari pelatihan ini. Sangat bermanfaat bagi kami di daerah dalam mengoptimalkan media,” kata Asep.

Baca juga: Kementan: Ketersediaan bahan pokok di Kalteng aman terhadap HBKN
Baca juga: Mentan: Dinamika harga pangan jelang Ramadhan normal

Reporter: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: D.Dj. Kliwantoro
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *